Diskes Tanggamus Pantau Belasan Pedagang Pulang Dari Jakarta

  • Bagikan
Petugas Puskesmas Kotaagung memeriksa salah seorang pedagang Pasar Kotaagung yang baru pulang dari Jakarta untuk belanja. Meski hasil pemeriksaan negatif menunjukkan gejala Corona, namun belasan pedagang tetap diawasi hingga 14 hari ke depan. FOTO DOKUMEN PUSKESMAS KOTAAGUNG

radarlampung.co.idSebanyak 15 pedagang Pasar Kotaagung yang baru pulang dari Jakarta dalam pantauan Dinas Kesehatan Tanggamus. Mereka berangkat ke Jakarta untuk membeli barang-barang kebutuhan toko.

Camat Kotaagung Syarief Zulkarnain membenarkan, 15 pedagang pasar Kotaagung tersebut ke Jakarta untuk belanja kebutuhan toko.

“Mereka berangkat rombongan menggunakan mobil rental. Sekitar tiga hari lalu, tiba di Kotaagung. Mendapat informasi tersebut, kami berkoordinasi dengan UPT Pasar Kotaagung dan puskesmas untuk melokalisir serta memeriksa para pedagang,” kata Syarif, Jumat (27/3).

Dilanjutkan, hasil pemeriksaan 15 pedagang negatif Corona. Namun begitu, hingga saat ini masih dipantau. “Sudah diperiksa, hasilnya negatif. Tapi tetap dipantau selama 14 hari ke depan. Kita juga sudah ingatkan agar jangan keluar rumah dahulu,” tegasnya.

Baca Juga:   Bupati Launching Distribusi Bantuan untuk Pasien Covid-19

Syarif juga mengimbau masyarakat Kotaagung, khususnya para pedagang untuk tidak bepergian ke pulau Jawa. Ini semata-mata untuk menghindari dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Kita imbau agar tidak ke Jakarta dulu maupun daerah lain di pulau Jawa. Kita juga instruksikan RT melalui lurah dan kepala pekon untuk memantau aktivitas warganya,” tandasnya.

Selain pedagang yang melakukan perjalanan ke Jakarta untuk membeli barang, aparat Kecamatan Kotaagung dan Uspika juga mengawasi setiap perantau yang baru pulang dari Jawa.

“Strateginya, kami optimalkan koordinasi aparatur pekon, terutama RT/RW, kelurahan, babinsa, bhabinkamtibmas, dan bidan desa. RT yang melakukan pengawasan detil ke warga. Apabila ada yang baru datang, terutama dari wilayah pandemi, mereka akan kontak bidan desa untuk memeriksa,” papar Syarif. (ehl/ral/ais)

Baca Juga:   Cegah Covid-19, Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas I Bandarlampung Divaksin

 




  • Bagikan