Diskes Telusuri Temuan Limbah Medis

  • Bagikan
Botol infus yang ditemukan di TPA Bakung. Foto Wahyu Setiawan/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Temuan adanya limbah medis di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah bakung, menggemparkan banyak pihak. Terkait hal ini, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Provinsi Lampung berpendapat, temuan tersebut hendaknya dapat ditelusuri kembali.

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Provinsi Lampung, dr. Pad Dilangga SP.P., mengatakan, pada dasarnya pengelolaan limbah rumah sakit sudah ada aturannya. “Itu (pengelolaan limbah medis, red) sudah ada alurnya,” katanya, Selasa (16/2).

Dia berpendapat, temuan limbah medis di TPA balung tersebut juga harus ditelusuri kembali dari mana asal-muasalnya. Sebab, menurutnya masing-masing rumah sakit di Lampung sudah punya dasar dan sistem pengelolaan limbah medis.

Baca Juga:   BUMN Bantu Sulap Wisma Haji Rajabasa Jadi RS Darurat Covid-19

“Kalau limbah medis-kan, harus dikelola mulai dari limbah B2, limbah B3 dan limbah lainnya. Harusnya tidak terjadi (resiko limbah medis tercampur, red) itu kalau dimana-mana. Kalau itu ketemu di bakung harus dicari lagi asal-asulnya dari mana,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung Reihana mengatakan, terkait temuan limbah medis milik salah satu rumah sakit di Lampung tersebut baru sebatas dugaan.

Namun, Diskes provinsi Lampung akan tetap menurunkan tim untuk melakukan klarifikasi terkait kabar yang beredar.

“Rumah sakit seharusnya mengelola limbah medis secara benar menurut aturan yang ada. Kontrak dengan pihak ke 3 yang sudah berpengalaman dalam pengelolaan limbah medis, karena limbah medis sangat infeksius,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan