Disnakertrans Lampung Tunggu Laporan Korban PHK

  • Bagikan
Sekretaris Disnakertrans Lampung, Lukman.

radarlampung.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Lampung meminta pegawai Rumah Sakit (RS) Natar Medika, Lampung Selatan (Lamsel) yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) segera melapor.

Sekretaris Disnakertrans Lampung Lukman mengatakan, mengingat kasus ini delik aduan, sehingga harus menunggu ada pihak yang melapor agar bisa dicarikan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.

“Jadi kami sarankan agar membuat aduan ke Disnakertrans Provinsi. Agar bisa cepat ditindaklanjuti dan dicari jalan keluarnya,” kata Lukman kepada radarlampung.co.id, Jumat (11/1).

Terkait sikap Disnaker Lampung Selatan yang sudah mengklaim akan melakukan pemanggilan, Lukman menjelaskan kewenangan pengawasan hubungan kerja saat ini ada di Pemprov.

Baca Juga:   bank bjb Sabet Penghargaan Prestisius di Ajang Indonesia Financial Top Leader Award 2021

“Jadi untuk kabupaten biasanya terkait izinnya saja. Jika ada perselisihan, pengawasannya di Provinsi. Jadi berdasarkan regulasinya ya dilaporkan saja, kami sangat terbuka,” tandasnya.

Diketahui, RS Natar Medika melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Rumah sakit yang berada di jalan lintas Sumatera (jalinsum) Desa Merakbatin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel), ini memberhentikan 41 karyawannya.

Pemberhentian tanpa kejelasan itu membuat puluhan karyawannya bertanya-tanya. Bahkan, sejumlah karyawan mempertanyakan haknya seperti pesangon. Karena sudah bekerja sebagai karyawan tetap cukup lama di rumah sakit swasta tersebut. (abd/kyd)




  • Bagikan