Ditemukan Tewas Mengenaskan Setelah Hilang Sepekan

  • Bagikan

Radarlampung.co.id –Warga Pekon Bakhu, Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) digegerkan dengan penemuan jenazah. Diketahui identitasnya Sayef (48), salah seorang petani pengurus kebun kopi di Pemangku IV pekon setempat, Minggu (25/8) sekira pukul 14.00 WIB.

Belakangan warga lingkungan Sayef sempat curiga karena sejak hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah tepatnya sekitar sepekan lebih, Sayef sudah tidak pernah terlihat di lingkungan sekitar. Sehingga, warga setempat memutuskan untuk mengecek keberadaan korban dan menemukannya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dalam sebuah gubuk.

Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi membenarkan kejadian tersebut. Penemuan jenazah tersebut bermula saat sejumlah warga mencari keberadaan korban dengan menyambangi gubuk yang di tempatinya. Belum sampai ke lokasi, warga sudah mencium aroma tidak sedap dari sekitar gubuk.

“Mayat tersebut ditemukan oleh beberapa warga yang memang itu sedang mencari keberadaan korban. Awalnya belum sampai ke gubuk, sudah tercium aroma menyengat, kemudia salah satu warga mencoba mengintip ke dalam dan melihat ada sesosok mayat yang sudah membusuk,” katanya saat dikonfirmasi.

Mengetahui hal tersebut, sanbung dia, beberapa warga yang ada di lokasi langsung menghubungi aparat kepolisian dan petugas medis Puskesmas Batukebayan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas medis dan anggota kami di lapangan, jenazah tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari satu pekan, dan kami pastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tajam ataupun tumpul, sehingga kemungkinan korban meninggal dunia karena sakit,” tandasnya.

Sementara, Peratin Pekon Bakhu Mat Nur mengatakan, setelah melalui beberapa rangkaian pengecekan, jenazah tersebut akan langsung dimakamkan di wilayah setempat, mengingat kondisi tubuh jenazah sudah tidak memungkinkan untuk dibawa.

“Karena kondisi jenazah sudah membusuk sehingga tidak memungkinakan untuk di bawa pulang, sehingga kami telah berkoodinasi dengan aparat kepolisian dan medis agar jenazah ini langsung di makamkan saja. Kita akan berupaya mencari keberadaan keluarga jenazah,” pungkasnya. (edi/nop/kyd)




  • Bagikan