Ditinggal Kerja, Motor Digasak Maling

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandarlampung kembali terekam kamera pengawas alias cctv. Video yang mempertontonkan aksi pencurian itu pun belakangan viral di media sosial.

Kali ini, korbannya adalah Syifa (18), seorang karyawan di sebuah toko pakaian muslim di jl. ZA. Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandarlampung. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (6/5), sekitar pukul 08.20 wib.

Berdasarkan rekaman cctv tersebut menujukan, dua pelaku datang menggunakan kendaraan roda dua jenis matic tanpa pelat kendaraan. Keduanya kemudian berhenti tepat di dekat motor korban yang terparkir di depan toko.

Salah satu pelaku yang menggunakan jaket dan helm hitam kemudian turun dari motor. Namun, pelaku terlihat sempat mengurungkan niatnya dan kembali naik ke atas motor bersama rekannya yang mengenakan kaus biru.

Baca Juga:   Si Jago Merah Hanguskan Ruko dan Dua Unit Kendaraan

Namun, bukannya pergi, kedua pelaku hanya berputar dan kembali ke area parkir. Satu pelaku yang mengenakan jaket tersebut kemudian turun dan langsung merusak kunci kontak sepeda motor korban.

Setelah berhasil, kedua pelaku kemudian langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. Usai kejadian, korban yang melihat aksi kedua pelaku dari rekaman cctv itu pun tidak kuasa menahan diri dan menangis histeris.

Sementara itu, Kepala Toko, Asep Heryana (27) saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. Hal itu terjadi, saat semua karyawan sedang sibuk melakukan rutinitas di dalam toko.

“Setiap pagi kami biasanya sibuk melakukan briefing harian, jadi tidak menyadari kejadian di luar toko. Korban baru menyadari motornya hilang setelah beberapa jam kemudian,” katanya.

Baca Juga:   Mantan Bupati Lampura Tunggu Hasil PK, Berharap Nilai UP Bisa Berubah

Dia juga mengatakan, korban tidak kuasa menahan tangis lantaran kesal. Karena sepeda motor tersebut belum genap setahun sejak dibeli.

Korban, kata dia, juga segera melaporkan hal tersebut ke kepolisian. Setelah kejadian tersebut, pihak toko juga mengaku akan memperketat pengawasan. Khususnya di area parkir toko tersebut.

“Ini pertama kali memang di toko kami (kejadian curanmor, red), tapi kalau di sekitar sini kabarnya memang sering,” ucapnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana mengatakan, anggotanya segera melakukan penyelidikan terkait hal itu. Pihaknya juga telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti.

“Bukti rekaman cctv dari lokasi kejadian juga saat ini masih dipelajari untuk mengidentifikasi kedua pelaku. Kemungkinan besar, pelaku beraksi dengan menggunakan kunci T yang biasa digunakan,” tandasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan