Ditreskrimum Polda Lampung Buru Penjambret yang Sebabkan Nenek Susiwati Tewas

  • Bagikan
Olah TKP : Petugas Inafis Polresta Bandarlampung saat melakukan olah TKP penjambretan di jalan pangeran Antasari, sekitar flyover pasar Tugu, Bandarlampung, Rabu (1/9). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id
Petugas Inafis Polresta Bandarlampung saat melakukan olah TKP penjambretan di jalan pangeran Antasari, sekitar flyover pasar Tugu, Bandarlampung, Rabu (1/9). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID -Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung terus bergerak cepat untuk meringkus pelaku penjambretan Susiwati (73). Susiwati diketahui meninggal dunia, ketika dijambret pelaku dibawah Flyover Pasar Tugu, Bandarlampung, pada Senin (13/9) lalu.

Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Reynold Elisa P Hutagalung menjelaskan, pihaknya telah menetapkan salah satu pelaku berinisial FA. Yang dimana diketahui warga Pesawaran. Saat ini memang FA sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


“Kita tetapkan dia DPO. Hal ini tentunya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami menghimbau kepada masyarakat apabila mengetahui keberadaan pelaku segera untuk memberitahu kami,” katanya, Senin (13/9).

Menurut Reynold -sapaan akrabnya- FA dalam melakukan penjambretan tidak sendiri. Melainkan dengan rekannya bernama Eko Prasetio. Namun untuk rekannya ini sudah lebih dulu diamankan oleh pihaknya.

Baca Juga:   Perkara Korupsi, Mantan Pejabat Kota Metro Dituntut Pidana 1,5 Tahun

“Untuk Eko ini kita amankan di Hanura, Pesawaran. Diringkua pada Minggu (5/9). Nah untuk pelaku F ini kita sudah menyebarkan fotonya. Agar masyarakat pun tahu keberadaannya. Kami menghimbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri,” kata dia.

Lanjut Reynold, para pelaku ini nantinya akan dijerat dengan Pasal 365 pencurian dengan kekerasan. “Hingga menyebabkan meninggal dunia, terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelasnya.

Sebelumnya, bahwa pelaku Eko Prasetio diamankan di rumah kontrakan di kawasan desa Hanura kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.  Penangkapan terhadap tersangka bermula ketika tim Gabungan melakukan penyelidikan hampir satu pekan, dengan berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, menyebut  pelaku yang berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha R15 warna biru.

Baca Juga:   Korupsi Dana Desa, Mantan Kakam di Waykanan Divonis 4 Tahun Penjara

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, Tim gabungan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku yang juga sempat beraksi melakukan penjambretan di kawasan teuku Umar Sidodadi, Kedaton Bandar Lampung, sehari usai gagal merampas tas milik Susiwati. (ang/wdi)




  • Bagikan