Dituntut 10 Tahun, Michael Terdakwa Kasus Narkoba Menangis

Terdakwa kasus narkoba Michael Mulyadi (33) saat meringkuk di ruang tahanan PN Tanjungkarang, Kamis (12/7). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id
Terdakwa kasus narkoba Michael Mulyadi (33) saat meringkuk di ruang tahanan PN Tanjungkarang, Kamis (12/7). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Terdakwa Michael Mulyadi (33) perkara kasus narkoba sabu dan pil ekstasi tak kuasa menahan tangis setelah dituntut sepuluh tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Salman Alfarizi, di Pengadialan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis (12/7).

Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id, usai menjalani persidangan ruang Canra di PN Tanjungkarang, terdakwa Michael langsung bergegasan meninggalkan ruangan dengan dikawal pengawal tahanan menuju ruang tahanan yang ada di PN.

BACA  Sabu Disimpan di Pipa Plastik

Dalam ruang tahanan tersebut terdakwa nampak terbatah-batah saat berbicara. Diduga terdakwa tidak percaya atas tuntutan selama 10 tahun yang diberikan oleh Ketua Majelis Hakim.

Sebelumnya diberitakan, Terdakwa Michael Mulyadi (33) perkara kasus narkoba sabu dan pil ekstasi mulai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis, (24/5).

BACA  Beruntung, Dua Anak Lolos dari Maut

Dalam persidangannya Jaksa Penuntut Umum Rahmadi mendakwa Michael dengan pasal berlapis. Sidang berlangsung di hadapan Majelis Hakim Salman Afarizi.

Sebelumnya, terdakwa ditangkap Direktorat Narkoba Polda Lampung disebuah hotel di Bandarlampung pada beberapa waktu lalu. Dalam penggerebekan tersebut petugas menemukan dua bungkus plastik klip bening berisikan kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu seberat 3,38 gram dan pil ekstasi seberat 3,79 gram. (ndi/ang)

BACA  Pemprov dan Kadin Lampung Sambut Baik Adanya Pengawasan dari KPK
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here