DLH Tubaba Minta Warga Minimalisasi Penggunaan Plastik

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menghimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan. Terutama selama bulan suci Ramadan. Masyarakat juga diminta untuk menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah dalam meminimalisasi sampah.

“Pada bulan Ramadan, biasanya penumpukan sampah plastik menjadi lebih tinggi karena masyarakat lebih konsumtif terhadap pembelian berbagai makanan untuk berbuka atau takjil seperti kolak, es, dan sebagainya yang menggunakan bungkus plastik,” ungkap  Firmansyah, ST, MT, Kepala DLH Tubaba didampingi Kabid Pengelolaan Sampah dan B3, Hartawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/4).


Jika tidak ditangani dengan serius, lanjutnya, maka ini bisa menjadi penumpukan sampah plastik yang mencemari lingkungan.”Oleh karenanya, diperlukan kerjasama kita semua, dan kami menghimbau masyarakat untuk menerapkan 3R tersebut dalam membantu mengatasi dan mengurangi limbah yang dihasilkan manusia,” harapnya.

Baca Juga:   Tubaba Sosialisasi Ruang Kolaboratif

Prinsip-prinsip 3R itu yakni, pertama Reduce yang berarti mengurangi dengan meminimalisasi atau mengurangi barang-barang yang digunakan dalam kehidupan sehari hari yang dapat menghasilkan sampah atau limbah. Kemudian Reuse yang berarti memakai/menggunakan kembali. Prinsip ini bertujuan untuk menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan agar mengurangi sampah/limbah dari barang tersebut.

“Dan terakhir adalah Recycle, berarti mendaur ulang. Recycle merupakan prinsip dalam pengolahan limbah yang bertujuan untuk mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak bisa digunakan lagi seperti sampah organik maupun non organik,”tandasnya.

Masyarakat pun tentunya dapat meminimalisir penggunaan sampah plastik tersebut, misalnya dengan membawa wadah sendiri dari rumah ketika membeli takjil.“Di sisi lain, kami dari Pihak DLH juga akan memaksimalkan tugas kami dalam penanganan sampah selama bulan Ramadhan dan seterusnya, terutama titik-titik rawan sampah seperti pasar, taman, dan pinggiran jalan protokol,” imbuhnya. (fei/rnn/wdi)




  • Bagikan