DOR! Komplotan Spesial Pecah Kaca Lintas Provinsi Tumbang

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – TEKAB 308 Satreskrim Polres Lampung Utara (Lampura), berhasil mengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) lintas Provinsi spesialis pecah kaca mobil.

Pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi depan Tambal Ban Jalan Ahmad Akuan Kelurahan Rejosari Kecamatan Kotabumi , pada (1/11) lalu, terhadap korban Anton Cawis (30) warga Desa Margorejo Kecamatan Kotabumi, Lampura.


Kapolres Lampura, AKBP Kurniawan Ismail, didampingi Waka Polres Kompol Dwi Santoso, Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Utama, mengungkapkan total pelaku berjumlah 6 orang dan dua diantaranya telah diamankan di Mapolres Lampura.

“Sekira pukul 15.00 WIB Jum’at (12/11) lalu Team Satreskrim Polres Lampura berhasil menangkap AR saat dirumahnya Desa Curup Kecamatan Bindu Riang Bengkulu, dan pada hari yang sama AP turut diringkus ditempat terpisah, yaitu jalan raya Pasar Lubuk Linggau Sumatera Selatan” ujar Kapolres saat menggelar Konferensi Pers, Senin (15/11).

Selanjutnya, menurut pengakuan kedua tersangka, mereka telah dua kali melakukan aksi serupa diantaranya Lampura dan Penjaringan Jakarta bersama 4 pelaku lainnya.

Baca Juga:   Viral, Diduga Frustasi Video Asusilanya Tersebar, Siswi Asal Lampura Mencoba Bunuh Diri

“Pelaku lainnya berinisial NAS, RON, NAN dan AB saat ini juga telah diamankan oleh Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya” imbuh Kapolres.

Turut diamankan sejumlah barang bukti yang berhasil disita dan diamankan dari lokasi berupa uang tunai sebesar Rp 13 juta, 1 buah helm merk GM, 1 kantong pecahan kaca mobil, 1 unit Sepeda Motor N-MAX dan 1 buah besi kecil yang telah dimodifikasi.

Kapolres Lampura, AKBP Kurniawan Ismail menjelaskan dari enam tersangka dua diantaranya telah ditangkap di dua lokasi berbeda. Dikarenakan melalukan perlawanan terhadap petugas saat ditangkap maka dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Kronologi kejadian adalah saat Anton (30) mengambil uang tunai sebesar Rp 165 juta di BRI Cabang Kotabumi, ternyata pelaku ada yang bertugas memantau dan satunya mengempiskan Ban mobil dengan meletakkan sendal jepit yang berisi besi yang telah dimodifikasi tepat dibawah ban dan setelah pelaku merasa ban nya kempis menuju tambal ban dan saat korban lengah para pelaku memecahkan kaca bagian kiri belakang dan mengambil tas berisi uang tunai tersebut” jelas Kurniawan.

Baca Juga:   Pilkades Lampura Tidak Ada Lawan Kotak Kosong

Selanjutnya pelaku langsung kabur menuju Martapura Sumatera Selatan menggunakan sepeda motor, adapun kronologi penangkapan para pelaku dengan melakukan teknik penyelidikan berupa observasi, undercover dan surveilans Team Serigala Utara yang dipimpin Kasatreskrim Polres Lampura melakukan pengejaran terhadap para komplotan ini.

Kapolres Lampura menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak membawa uang dalam jumlah besar atau barang berharga untuk berhati-hati dan meminta pengawalan atau pengamanan dari pihak Bank atau Kepolisian.

Ditempat yang sama, Anton Cawis selaku korban mengucapkan terima kasih atas pengungkapan kasus yang dialaminya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Polres Lampura, yang telah menangkap pelaku dan semoga menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang lain dengan apa yang saya alami” ujar Anton.

Kedua tersangka ketika ditanya wartawan ini, sayangnya enggan menjawab. Keduanya hanya menunduk dan sesering kali meringis kesakitan. (ozy/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan