Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri lewat P3DN

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Program P3DN adalah salah satu upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat agar lebih menggunakan produk dalam negeri dibanding impor.

P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) perlu didorong dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Optimalisasi program tersebut diharapkan dapat menjamin kemandirian dan stabilitas perekonomian nasional.


Sebagai instrumen pelaksanaan P3DN, pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 29/2018 tentang Pemberdayaan Industri. Didalamnya mengatur kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sektor industri menjadi penggerak perekonomian yang menjadikan Indonesia sebagai negara produsen bukan importir, sehingga dapat membuka kesempatan berusaha dan bekerja, serta memiliki daya kekuatan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional.

Dengan TKDN, produk dalam negeri yang memiliki nilai penjumlahan TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) minimal 40%, wajib digunakan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Produsen dalam negeri ataupun pejabat pengadaan barang dan jasa didorong untuk mengikuti ketentuan TKDN tersebut.

Baca Juga:   Bersama Menuju Indonesia Net Zero Carbon

Pemerintah juga terus mendukung program P3DN dalam pengadaan barang dan jasa yang menjadi kebutuhan kementerian atau lembaga.

“Sebagai contoh, saat ini sedang didorong penggunaan produk Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam negeri. Antara lain laptop dan produk elektronik perkantoran lainnya yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Kementerian Agama dan Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada rapat koordinasi kelompok kerja Tim Nasional P3DN secara virtual, Senin (18/10).





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan