Dosen Teknokrat Fasilitasi Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif di SMA Bina Mulya Pringsewu

  • Bagikan
Dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Dedi Darwis tengah memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif bagi guru SMS Bina Mulya, Gading Rejo, Pringsewu, 26-27 Juli. FOTO DOKUMEN TEKNOKRAT

RADARLAMPUNG.CO.ID – Massifnya perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 menuntut semua pihak mengembangkan diri sehingga dapat beradaptasi atau bahkan mampu menaklukannya. Langkah minimal yang mesti dilakukan salah satunya kemampuan memanfaatkan teknologi dalam berbagai aktivitas.

Tak terkecuali bagi para guru. Melalui pemanfaatan teknologi, guru dapat melakukan inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran agar relevan dengan perkembangan zaman. Hal itu ditegaskan oleh Dedi Darwis, dosen Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia saat mengisi kegiatan pengabdian di SMA Bina Mulya Gading Rejo, Pringsewu 26-27 Juli.

Bersama dua dosen lain, Heni Sulistyani (FTIK UTI) dan Agus Irawan (STMIK Pringsewu), Dedi memberikan pelatihan kepada para guru tentang media pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Auto Play Media Studio.

Baca Juga:   Tentukan Karirmu Sesuai Minat dan Bakat

Dedi Darwis menjelaskan bahwa media interaktif lebih dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa. Untuk mendukung hal tersebut guru dapat menggunakan aplikasi Auto Play Media Studio.

Aplikasi tersebut sangat mudah digunakan dan diterapkan oleh para guru serta memiliki beragam tampilan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Aplikasi itu juga menyediakan fasilitas untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengerjakan soal latihan.

“Fitur-fitur aplikasinya lengkap, bisa ditambahkan gambar, video, materi ajar, dan lain sebagainya” terang dosen komputer yang bertindak juga sebagai ketua pelaksana pengabdian, Minggu (28/7).

Muhammad Alimi, Wakil Bidang Kurikulum SMA Bina Mulya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pelatihan ini. Ia berharap, guru-guru di SMA Bina Mulya nantinya memiliki inovasi dan kreativitas dalam penyampaian materi dan mampu menerapkan media pembelajaran yang interaktif.

Baca Juga:   Tanggapi Polemik UKT, Jubir Rektor: Unila Mengemban Kewajiban Finansial

“Semoga akan ada kegiatan pengabdian lanjutan lainnya dari Universitas Teknokrat Indonesia untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Bina Mulya,” ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan pengabdian sendiri merupakan salah satu program yang dibiayai Ristekdikti RI dalam skema hibah Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS). Selain dosen, kegiatan pengabdian juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi FTIK, Raushan Fikri. (rls/rur/sur) 




  • Bagikan