DPP Bakal Panggil Dedi Afrizal, Terkait Pengunduran Diri Ketua DPC Mesuji

  • Bagikan
Dedi Afrizal. Foto Rima Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Belakangan, beredar kabar Ketua DPC PDI Perjuangan Mesuji Dedi Afrizal mundur dari jabatanya sebagai orang nomor satu di partai besutan Megawati Soekarno Putri itu, di Bumi Ragab Begawe Caram.

Informasi dihimpun Radarlampung.co.id, surat pengunduran diri Dedi Afrizal sudah disampaikan ke DPP pekan lalu. Belum diketahui pasti mengapa mantan Ketua DPRD Lampung itu mengundurkan diri.


Namun, hal itu dibernarkan Wakabid Organisasi DPD PDI Perjuangan Lampung Watoni Noerdin.

Kepada Radarlampung.co.id dia mengatakan, Dedi menyampaikan surat pengunduran diri ke DPP yang juga ditembuskan ke DPD Lampung. Namun, Watoni pun belum mengetahui alasan pasti mengapa Dedi mengajukan permohonan undur diri sebagai Ketua DPC Mesuji.

Watoni bilang, tentunya DPD akan menindaklanjuti perihal permohonan undur diri mantan Bendahara DPD PDI Perjuangan Lampung itu.

“Iya, tembusan suratnya ke DPD. Rabu (14/4) itu ada rakor 15 kabupaten/kota. Setelah rakor, persoalan Mesuji akan kita bahas,” ujarnya, Minggu (11/4).

Anggota Komisi I DPRD Lampung ini mengatakan, belum diketahui pasti bagaimana kepastian posisi Ketua DPC Mesuji. Kata dia, nantinya DPP juga akan bersikap terkait hal ini.

“SK-nya kan DPP, tentunya keputusannya DPP. Bisa jadi nanti pak Dedi akan dipanggil DPP, perihal alasan pasti mengapa mengundurkan diri. Kan DPP akan melihat, nanti DPP menerima atau tidak permohonan itu,” jelasnya.

Jika memang DPP menerima permohonan Dedi, menurut Watoni akan ada kebijakan yang diambil DPP. Apakah menunjuk langsung pengganti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) atau mendelegasikan ke DPD Lampung.

“Kalau dimintakan ke DPD ya diisi Plt terlebih dahulu,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Dedi membenarkan dia mengirimkan permohonan pengunduran diri tersebut. Namun dia enggan memberikan penjelasan terkait alasannya mengapa mundur.

“Mohon maaf, karena hal tersebut menurut saya bukan hal yang luar biasa, hanya untuk konsumsi internal saja,” singkatnya. (abd/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan