DPRD Lamtim Desak Satgas Evaluasi Penanganan Covid-19

  • Bagikan
Ketua DPRD Lamtim Ali Johan Arif. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur berharap Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) segera mengambil langkah cepat.

Ketua DPRD Lamtim Ali Johan Arif menjelaskan, akhir-akhir ini tingkat penyebaran Covid-19 terus meningkat. Bahkan, selama tiga hari terakhir terjadi peningkatan 99 kasus baru penyebaran Covid-19 di Lamtim.
Karenanya, Ali Johan berharap Satuan Tugas (Satgas) tingkat kabupaten hingga desa segera mengambil langkah cepat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Satuan Tugas harus segera menggelar rapat bersama guna evaluasi penanganan Covid-19,” jelas Ali Johan.

Dilanjutkan, rapat evaluasi itu perlu segera dilaksanakan guna menulusuri cluster penyebaran Covid-19 di Lamtim. “Perlu ditelusuri, apakah cluster Covid-19 terbanyak dari pasar dan pusat perbelanjaan atau dari kegiatan masyarakat, seperti hajatan,” lanjut Ali Johan.

Baca Juga:   Sempat Menjalani Perawatan, Bupati Budi Utomo Dinyatakan Sembuh

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan penelusuran tersebut, menurutnya Satuan Tugas harus segera mengambil langkah yang cepat dan tepat. Itu agar Lamtim tidak lagi masuk zona merah.

Lebih lanjut Ali Johan menyarankan agar pemberlakuan pembatasan masyarakat berbasis mikro (PPKM) benar-benar ditegakkan. Pasalnya, saat ini di sejumlah wilayah Lamtim masih terdapat kegiatan yang menimbulkan kerumunan yang terkesan dibiarkan. “Posko PPKM harus kembali diaktifkan dari tingkat kabupaten hingga desa,” lanjut Ali Johan.

Ditambahkan, jajaran Pemkab Lamtim hingga aparat desa tidak perlu khawatir terkait pengalokasian anggaran untuk penanganan Covid-19. Sebab, pemerintah pusat telah menginstruksikan adanya refocusing anggaran guna penanganan Covid-19. Itu termasuk, pengalokasian anggaran penanganan Covid-19 di tingkat desa yang bersumber dari dana desa (DD).

“Sepanjang dananya digunakan sesuai peraturan perundangan, jangan ragu mengalokasikannya,” imbuh Ali Johan.

Baca Juga:   Warga Lamtim Sembuh Dari Covid-19 Bertambah 73

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dr. Nanang Salman Saleh menjelaskan, hingga saat ini total warga terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1.930 atau bertambah 16 kasus baru dibanding sehari sebelumnya.

Dilanjutkan, dari 16 kasus baru itu, 8 di antaranya warga Kecamatan Bandar Sribawono, 4 Way Pekalongan, 2 Sekampung, 1 Purbolinggo, dan 1 Pasir Sakti.

Kemudian, dari 1.930 yang terkonfirmasi, 1.544 di antaranya telah sembuh dan selesai menjalani isolasi. Atau bertambah 7 dibanding sehari sebelumnya. Sedangkan, yang meninggal dunia sebanyak 136 atau bertambah 4 dibanding sehari sebelumnya. Sehingga, total warga yang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 250.

Sebelumnya, terjadinya peningkatan 35 kasus baru penyebaran Covid-19 di Lamtim, Sabtu (26/6). Kemudian, bertambah 48 kasus baru pada Minggu (27/6). (wid/sur)




  • Bagikan