DRD Bukan Tempat Cari Uang

  • Bagikan
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat melantik pengurus DRD di Aula Kh. Ahmad Dahlan Univeristas Muhammadiyah (UM) Lampung, Senin (4/3) malam. Foto Aprohan Saputra/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Setelah dikukuhkannya Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta, Selasa (5/3) pagi, maka total keseluruhan dewan riset daerah menjadi 87.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Riset Nasional (DRN) Dr. Ir. Bambang Setiad saat mengukuhkan DRD Lampung di Aula Kh. Ahmad Dahlan Univeristas Muhammadiyah (UM) Lampung, Senin (4/3) malam. 

“DRD Lampung menjadi DRD yang ke-87. Ini sebagai bukti DRD tumbuh begitu pesat,” ujarnya saat memberikan sambutan dihadapan Gubernur Lampung beserta jajaran dan rektor dari masing-masing kampus negeri dan swasta di Lampung. 

Menurutnya, DRD berkembang dengan sangat cepat karena saat ini negara akan mengalamai zaman yang sumber daya alamnya akan habis. 

“Tidak hanya Indonesia, semua negara. Sehingga negara yang mengalami kondisi itu jalan satu-satunya yakni membangun manusianya, melalui SDM yang berbasis riset,” ujarnya.

Baca Juga:   Rektor UTI Pandu Diskusi Forum Rektor Indonesia

Dia berharap, DRD dapat diandalkan untuk memberikan masukan kepada gubernur yang dapat mempengaruhi kebijakan ke depannya demi kemajuan suatu daerah. 

Dia juga berpesan, menjadi pengurus DRD memang uangnya sedikit, namun disinilah letak dedikasinya sebagai pilar pembangunan. “Jadi, pengurus DRD bukan untuk cari uang, tapi menghasilkan penemuan,” tandasnya. (apr/kyd)




  • Bagikan