DTPHP Way Kanan Dampingi Petani Tanam Padi Pakai Transplanter

  • Bagikan
Foto dok DTPHP Way Kanan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Way Kanan, melaksanakan pendampingan dan peninjauan penanaman padi oleh petani menggunakan alat Transplanter di Kampung Sriwijaya Kecamatan Umpu Semenguk. Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Dinas TPHP Way Kanan Rofiki, S.T.P., M.M. Kepala Bidang TPH Dinas TPHP Riantori, S.E. dan Kelompok Tani Kampung Sriwijaya.

Rofiki menjelaskan, penanaman padi menggunakan alat transplanter sendiri sebenarnya sudah dilakukan dan sudah menuai hasil yang jelas. “Di Kelompok Tani Daya Murni Sriwijaya, penggunaan alat transplanter sendiri sudah melalui empat kali musim tanam. Petani yang mencoba adalah Agus Susanto yang merupakan anggota Kelompok Tani Daya Murni sekaligus Ketua Gapoktan Tani Maju Kampung Sriwijaya. Dirinya juga seorang operator alat transplanter,” katanya.

Ia juga mengatakan ada empat keuntungan yang bisa didapatkan para petani apabila menanam padi menggunakan transplanter. “Yang pertama adalah menghemat tenaga kerja, hemat biaya, tanaman padi tidak mengalami stres dan tetap segar, serta akar bibit padi tidak terputus,” lanjutnya.

Baca Juga:   Pasar Rakyat di Way Kanan Kembali Buka Dengan Syarat Prokes Ketat

Menurutnya, transplanter merupakan alat penanam bibit dengan jumlah, kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Secara umum ada dua jenis mesin tanam bibit padi, dibedakan berdasarkan cara penyemaian dan persiapan bibit padinya. Yang pertama, yaitu mesin yang memakai bibit yang ditanam/disemai di lahan (washed root seedling). Yang kedua adalah mesin tanam yang memakai bibit yang secara khusus disemai pada kotak khusus.

Pegawai Dinas TPHP Way Kanan juga menggelar kegiatan di Kampung Kotabaru Kecamatan Negeri Agung untuk pengendalian hama tikus di Kelompok Tani Subur dengan luas sawah 30 hektare dan Kelompok Tani Sri Rejeki dengan luas sawah 30 hektare. Juga menanam sayuran di lahan milik KWT dan memberikan arahan terhadap mereka terkait bantuan yang diberikan berupa bibit jeruk sebanyak 1000 batang utk lahan seluas 2,5 hektare. (sah/wdi)




  • Bagikan