Dua Guru di Pesawaran Cekcok, Ini Pemicunya

  • Bagikan
Kepala SMA I Kedondong Bayu F. Agusta bersama pihak kepolisian saat proses mediasi perdamaian dua guru yang berselisih. FOTO ISTIMEWA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hutang piutang online diduga menjadi pemicu perseteruan dua tenaga pendidik di SMA 1 Kedondong, Pesawaran. Bahkan kasus ini berlanjut dengan laporan polisi.

Kepala SMA 1 Kedondong Bayu F. Agusta mengatakan, kejadian tersebut berawal dari persoalan hutang piutang online antara dua guru, Pa dan Ma. Namun persoalan tersebut bisa diselesaikan.

Masalah baru muncul. Di mana, terjadi perselisihan antara kelompok Pa dan Ma di grup WhatsApp. Yakni antara SA dan IL. Bahkan keduanya cekcok saat bertemu di sekolah.

“Sebenarnya urusan hutang piutang antara ibu Pa dan Ma sudah clear. Namun suporternya berlanjut. Pada 20 Juli lalu terjadi cekcok,” kata Bayu, Jumat (8/7).

Baca Juga:   Luncurkan Posyandu Holistik Integratif Dalam Peringatan Harganas

Saat itu, SA hendak menyelesaikan masalah. Diduga karena emosi, IL melempar kursi ke arahnya dan mengenai tangan SA. “Untung pas kejadian tidak ada siswa. Sebab belum belajar tatap muka,” ujarnya.



  • Bagikan