Dua Jambret Ini Pilih Wanita sebagai Korban

  • Bagikan

Dua Jambret Ini Pilih Wanita sebagai Korban

radarlampung.co.id – Andi (25) dan Ansori (18), warga desa Gebang, Padang Cermin, Pesawaran hanya dapat tertunduk lesu saat dimintai keterangan oleh petugas Polsek Telukbetung Selatan (Tbs), Kamis (27/5).


Keduanya diamankan petugas usai menjambret di sekitar jl. Jend. Sudirman, Enggal, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung. Pelaku juga sempat dikejar oleh warga hingga lari ke daerah Pasar Kangkung, Telukbetung Selatan.

Terkait hal ini, Kapolsek Telukbetung Selatan (Tbs), Kompol Hari Budianto membenarkan peristiwa penangkapan tersebut. “Iya benar. Kedua jambret tersebut sudah diamankan,” kata dia, Jumat (27/5).

Diketahui, saat beraksi keduanya membagi peran. Yakni Ansori yang berperan sebagai eksekutor, sedangkan Andi beperan sebagai joki yang mengendari sepeda motor dan berkeliling mencari mangsa.

Baca Juga:   Polda Lampung Jemput Bola, Datangi BPK RI Jelaskan Perkara Jalan Ir. Sutami

Hari mengatakan, modus yang dilakukan keduanya yakni dengan memepet korbannya. Rata-rata korbannya yakni wanita yang dianggap mudah untuk dijambret.

“Modusnya sama, yakni dengan memepet korban dan mengambil barang berharga mereka. Korbannya sejauh ini rata-rata perempuan,” tambah dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku beraksi di dua tkp. Namun, untuk saat ini keduanya masih diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kita masih melakukan pengembangan untuk mencari kemungkinan tkp lain. Sementara ini keduanya akan kita serahkan ke Polsek Tanjungkarang Barat karena tkp-nya ada di wilayah hukum Polsek Tanjungkarang Barat,” tandasnya.

Sementara itu, kepada petugas Ansori mengaku sebelumnya sempat beraksi di bulan ramadhan lalu. Dari aksinya, pelaku berhasil menggasak ponsel korban.

Baca Juga:   Aziz Syamsudin Dijemput Penyidik, Ini Kata Ketua KPK

“Waktu itu sebelum hari raya idul fitri. Ponselnya saya jual seharga Rp1,5 juga. Uangnya dipakai untuk beli baju lebaran,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan