Dua Jenazah Dimakamkan, Satu Diterbangkan ke Solo

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Jenazah tiga korban meninggal dunia akibat tabrakan maut beruntun di tanjakan Tarahan, Lampung Selatan, Kamis (22/3) sudah dimakamkan, Jumat (23/3) siang. Dua jenazah dimakamkan di Sribasuki, Kalirejo Lampung Tengah. Satu jenazah lagi diterbangkan ke Solo, Jawa Tengah untuk dimakamkan ke Wonogiri Jawa Tengah.

Dua jenazah yakni Amir (54) dan Harmoko (36) dimakamkan di desa Sribasuki kecamatan Kalirejo  Lamteng. Sedangkan jenazah Sutriani (23), diterbangkan menggunakan pesawat tadi pagi ke Solo Jawa Tengah untuk dimakamkan di kampung halamannya di dusun Jatianom desa  Sonoharjo kec.  Wonogiri kabupaten  Wonogiri, Jateng.

Umar (54) ayah dari almarhum Harmoko dan adik dari almarhum Amir (54) dan paman dari Hendri Sujito suami dari almarhumah Sutriani (23) mengatakan, jenazah Amir dan Harmoko sudah dimakamkan di pemakaman kampung setempat di Sribasuki, tadi siang.

Baca Juga:   Kebutuhan Oksigen di Lampung per Bulan Capai 570 Ton

“Kalau jenazah kakak saya, Amir dan anak saya, Harmoko sudah dimakankan di pemakaman kampung kami siang ini. Sedangkan untuk jenazah si Yani (Sutriani, Red) istri ponakan saya (Hendri Sujito) dikirim pakai pesawat ke Solo. Sebab dimakamkan di Wonogiri, Jateng lewat Solo,” ungkapnya kepada radarlampung.co.id, Jumat (23/3).

Menurut Umar, pemakaman berlangsung sangat sedih. Sebab, sebenarnya saat ini keluarga berkumpul lantaran besok (Sabtu 24/3) salah satu keponakannya yang bernama Misdi akan menikah. “Tentu sangat sedih sekali mas. Sebab, kan mereka itu pulang karena mau ada nikahan ponakan besok. Tapi terjadi musibah ini apa mau dikata. Kami ikhlas saja,” tuturnya.

Empat korban jiwa tiga diantaranya meninggal dunia dan satu luka berat akibat tabrakan beruntun di tanjakan Tarahan, Lamsel. Tiga korban tewas adalah Amir (54) saudara kembar dari Umar. Amir berada di Tangerang bersama Harmoko anak dari Umar dan Hendri Sujito, suami dari almarhum Sutriani (23) bekerja di Perusahaan Otobus (PO) Arimbi.

Baca Juga:   Ratusan Warga Geruduk Gerai Vaksinasi Pizza Hut

Hendri Sujito (28), sang pengemudi Honda Jazz biru B 1266 SVB sampai saat ini masih dirawat intensif di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung. Almarhum Handoko meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak diantaranya masih berusia SD. (rlo/gus)

 




  • Bagikan