Dua Kabupaten di Lampung Ini Gelar Belajar Tatap Muka, Daerah Lain Kapan ?

  • Bagikan
Kadisdikbud Lampung Sulpakar. Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Sudah dua daerah di Lampung mengelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Keduanya yakni di Lampung Tengah dan Tulangbawang Barat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar. “Daerah yang sudah PTM mulai 25 Agustus kemarin ada di Lampung Tengah dan Tulangbawang Barat,” ungkap Sulpakar, Kamis (26/8).

Dia menambahkan, daerah lain akan diketahui usai rapat yang akan digelar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung pada Jumat (27/8). Namun dirinya tetap memastikan jika dibukanya PTM maka sekolah aman, dan tidak menjadi kluster penularan Covid-19.


“Untuk daerah yang lain besok akan rapat secara menyeluruh dan membahas secara detail. Karena kita ingin pembelajaran tatap muka terbatas terlaksana kan. Tapi baik tenaga pendidik, kependidikan dan peserta disekolah bisa bebas dari Covid-19. Kita tidak ingin sekolah menjadi kluster baru,” tambahnya.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim,  5.164 Pasien Sembuh

Dalam pelaksanaan PTM juga, Sulpakar menekankan Provinsi Lampung tetap mengacu pada Surat Keputusan Bersama Empat Menteri. Namun, dalam pelaksanaan nya harus mengacu pada protokol kesehatan Covid-19. Karena hukum tertinggi tetap kesehatan dan keselamatan baik tenaga pendidik, siswa maupun yang lain.

“Dalam rangka persiapan PTM juga bagaimana memaksimalkan vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan. Bersama Dinas Kesehatan mulai besok kita sudah melakukan vaksinasi kembali tenaga pendidik dan kependidikan agar lebih cepat. Namun jika vaksin belum selesai, dan kabupaten/kota sudah siap tentunya kita dorong untuk PTM terbatas dengan catatan bagi guru yang belum vaksin diwajibkan pembelajaran daring. Orang tua yang belum mengizinkan anaknya kita akan tetap menggelar pembelajaran jarak jauh,” tambahnya.

Baca Juga:   Bupati Sujadi Ingatkan Prioritas Keselamatan Guru dan Siswa

Diketahui, total tenaga pendidik dan kependidikan 29.244 orang, yang sudah di vaksin dosis pertama 20.881 orang atau 71,4%, yang belum 8363 orang. Dosis kedua yang sudah tervaksinasi ada 18.179 orang atau baru 62.16%, yang belum mencapai 11.071 orang.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Saat ini masih terdapat stok vaksin yang tersedia di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang bisa digunakan untuk vaksinasi guru untuk tingkat SMA/SMK/SLB yang berada di naungan Provinsi Lampung. “Iya jadi ada seribuan lagi, vaksinasinya kita laksanakan setelah vaksinasi ASN,” ungkap Reihana. (rma/wdi)




  • Bagikan