Dua Napi Kendalikan Peredaran Ekstasi, Satu Pemasok, Satu Pemesan

  • Bagikan
Barang bukti ribuan pil ekstasi dan ratusan gram sabu yang diamankan BNNP Lampung, Minggu (13/1). FOTO BNNP LAMPUNG FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung berhasil mengungkap peredaran narkoba melalui narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A, Bandarlampung.

Dari pengungkapan itu, BNNP Lampung berhasil menyita ribuan pil ekstasi dan ratusan gram sabu-sabu dari seorang wanita berinisial RA (28) yang menjadi kurir saat diciduk Kamis (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB di Jl. R.A Kartini, Bandarlampung.

Kepala BNNP Lampung Tagam Sinaga mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan lima tersangka yang dua di antaranya merupakan napi Rajabasa. “Sebelumnya kami meringkus RA dan menyita barang bukti berupa 2.000 butir ekstasi dan dua paket sabu seberat 200 gram,” ujarnya, Minggu (13/1).

Baca Juga:   Polisi Cari Pelaku Orderan Fiktif

Dari penangkapan RA itu, anggotanya langsung melakukan pengembangan. Dan, ternyata RA dikendalikan tersangka lainnya berinisial IG (34), yang merupakan napi Lapas Kelas 1A, Bandarlampung.

“Baru dari itu terungkap bahwa si IG ini mengirimkan nomor telpon seseorang ke RA untuk dihubunginya mengambil bungkusan narkotika,” ungkapnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 18.30 WIB bertempat di Jl. Wolter Monginsidi pihaknya kembali melakukan penangkapan terhadap dua laki-laki yang akan mengambil narkoba tersebut, keduanya berinsial HF dan AP.

“Kedua laki-laki ini juga merupakan seorang kurir yang diperintahkan tersangka lainnya yang merupakan napi Lapas Rajabasa berinisial YTW untuk mengambil narkoba dari RA,” jelasnya.

Lalu, dari pengungkapan itu pihaknya pun langsung melakukan penjemputan kepada dua napi tersebut ke Lapas Rajabasa. “Setelah dilakukan interogasi, tersangka IG mengaku yang menyerahkan narkoba itu merupakan RK (DPO),” bebernya.

Baca Juga:   Awas, Jangan Coba-Coba Timbun Obat dan Oksigen Medis !

Sementara itu, Kepala Lapas Rajabasa Sudjonggo membenarkan penangkapan dua napinya oleh BNNP Lampung. Dan keduanya merupakan napi yang terjerat narkoba. “Ya, benar itu napi kami. Saat ini sudah ditangani oleh pihak BNNP Lampung,” singkatnya. (ang/sur)




  • Bagikan