Dua Nelayan Pesisir Barat Hilang Saat Melaut

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dua orang nelayan Beni irawan bin Badar (25) dan Rediansah bin Badar (23) diduga hilang saat mencari ikan di perairan Samudera Hindia, wilayah Pekon Kota Jawa Kecamatan Bangkunat, Pesisir Barat.

Kapolsek Bengkunat AKP Suhairi, mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman, S.Ik., mengatakan kedua nelayan merupakan warga Pekon Kota Jawa. Keduanya diduga hilang saat mencari ikan di laut Jum’at (20/8) sekitar pukul 02.00 WIB.


Keduanya bersama rekan nelayan lainnya Novi alias man arab (40 ) dan Muzakar alias Mukel (33) keduanya warga Pugung Kecamatan Pesisir Utara, pergi melaut dengan menggunakan dua perahu secara terpisah.

“Nelayan Beni dan Rediansah menggunakan Perahu dengan merk tulisan Bangau Putih. Sedangkan, nelayan Novi dan Muzakar (saksi) menggunakan perahu bertuliskan Petronas,” katanya.

Baca Juga:   Gagalkan Penyelundupan 6.075 Ekor Burung, KSKP Bakauheni Raih Penghargaan

Dijelaskannya, para nelayan melaut dengan jarak berlayar sekitar 45 Mil (80 kilometer) dari tepi pantai. Setelah perjalanan sekitar 5-6 jam, mendekati perairan tersebut para saksi tidak sanggup untuk mencari ikan di karenakan ombak gelombang laut yang tinggi dan besar sehingga para saksi memutuskan untuk memutar arah balik kanan menuju tepi pantai.

“Namun nelayan Beni dan Rediansah tetap nekat melanjutkan perjalanan mencari ikan,” jelasnya.

Para saksi selamat sampai di pinggir pantai, sambil menunggu Beni dan Rediansah, tetapi hingga sampai hari ini dua nelayan itu tidak kunjung kembali ke tepi pantai.

Hingga sampai saat ini untuk pencarian dua nelayan yang diduga hilang itu masih dilakukan dengan menggunakan enam perahu yang dibantu 18 orang nelayan termasuk nelayan yang telah biasa merumpon.

Baca Juga:   Orang Tua dr.Restu Pamanggih Sempat Shock dengar Kabar Anaknya

“Saat ini masih menunggu hasil pencarian tersebut, kejadian ini juga telah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait lainnya,” kata Suhairi Minggu (22/8).(cyi/wdi)




  • Bagikan