Duel Maut di Lampura, Satu Tewas

  • Bagikan
ilustrasi sumber timesofindia.indiatimes.com

RADARLAMPUNG.CO.ID- H-1 Idul Fitri 1442 Hijiriah, di wilayah hukum Kabupaten Lapung Utara(Lampura), terjadi duel maut di dua lokasi berbeda, Kamis (13/5).

Pertama, peristiwa terjadi tindak pidana penganiayaan terjadi dipasar Dekon, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampura. Dalam peristiwa itu, Dodi (35) Warga Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi, mengalami luka serius akibat terkena sayatan senjata tajam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wib, Rabu(12/5), keributan itu diduga dipicu dendam lama, pelaku Sp terhadap korban. Dimana pada 6 tahun yang lalu antara orang tua pelaku dan orang tua korban pernah terjadi perselisihan, namun masalah itu sudah diselesaikan dengan damai.

Diduga pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena masih ada dendam dengan permasalahan kedua orang tuanya.

Baca Juga:   Aprozi Alam Lirik Pembangunan Lampura, Bupati Budi Utomo Janji Evaluasi Kinerja OPD

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek pada punggung dan bagian perut sebelah kanan.
Beruntung, nyawa korban dapat diselamatkan, dikarnakan dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi, guna perawatan medis lebih lanjut. Sementara kasus ini masih didalami pihak Polres Lampura.

Selanjutnya, duel maut terjadi di wilayah Desa Beringin Jaya, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampura.

Irwan Jaya (28) tewas akibat luka terkena senjata tajam jenis badik, Rabu malamnya, (12/5) sekitar pukul 19.30 Wib.

Pemuda berusia 28 tahun tersebut tewas diduga akibat berkelahi dengan Candra (19) warga Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten setempat.

Berdasarkan informasi, perkelahian tersebut berawal antara pelaku dan korban sebelumnya sempat duduk ngobrol bersama di dusun III Desa Beringin Jaya.

Baca Juga:   Data Varian Baru Covid, Diskes Lampung Kirim Sampel WGS dan Pantau Gejala Pasien

Tak lama berselang, keduanya terlibat cekcok yang tidak diketahui apa permasalahan sehingga keduanya terlibat perkelahian.

Irwan, diduga melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam jenis Golok terhadap Candra sehingga mengakibatkan luka bacok dibagian bahu kiri dan kepala bagian atas.

Kemudian, Candra membalas korban dengan cara menusuk korban dengan senjata tajam yang diduga jenis badik tepat melukai dada kiri korban sehingga korban jatuh dan tewas di tempat kejadian perkara.

Sedangkan Candra, oleh warga setempat, dilarikan kerumah sakit Handayani Kotabumi, guna mendapatkan perawatan akibat luka bacok. Sementara itu, korban (tewas) dilarikan kerumah sakit Ryacudu Kotabumi untuk dilakukan visum.

Menurut keterangan Kaur Identifikasi, Sat Reskrim Polres Lampura, Bripka Untung Sarwono menjelaskan bahwa korban tewas akibat luka tusukan akibat senjata tajam.

Baca Juga:   Transparansi PAD

”Keduanya berkelahi menggunakan senjata tajam, Korban terdapat luka di bagian dada sebelah kiri dengan kedalam sekitar 4 cm dengan lebar 2 cm,” jelas Bripka Untung saat dimitai keterangan di RSUD Riacudu, sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu malam.

Lebih lanjut Bripka, Untung Menjelaskan, keduanya merupakan satu keluarga bahkan mereka ini tinggal satu rumah. ”Untuk motif awal perkelahian kami belum mengetahui. Namun mereka ini sebelumnya diduga terlibat masalah,” ungkapnya.

Sementara, kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak Sat-reskrim Polres Lampura, setempat.(ozy/wdi)



  • Bagikan