Dugaan Ilegal Logging di Register 39, KPH Periksa Dua Penggarap

  • Bagikan
Kayu Cempaka yang ditebang dari Blok 5 Register 39 diangkut truk. Diduga hendak dibawa ke Suoh Lampung Barat. FOTO DOKUMEN KEPALA PEKON GUNUNGDOH

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kotaagung Utara sudah memanggil dua orang terkait dugaan ilegal logging di Blok 5 hutan lindung Register 39.

Kepala KPH Kotagung Utara Didik Purwanto mengatakan, pihaknya meminta keterangan dua penggarap yang menempati lahan tempat pohon ditebang.


“Sementara ini, mereka hanya dimintai keterangan. Keduanya kooperatif, langsung datang saat dipanggil. Kami hanya bisa meminta keterangan, yang nanti akan diserahkan ke Dinas Kehutanan Lampung,” kata Didik, Senin petang (25/10).

Diakui Didik, pihaknya tidak bisa melakukan penyidikan dalam dugaan ilegal logging di Blok 5. Sebab KPH tidak memiliki PPNS.

“PPNS hanya Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung. Kalau kami sifatnya hanya pengumpulan bahan keterangan. Setelah itu, kami akan limpahkan ke Dishut. Mengenai status hukum dua orang yang hari ini kami panggil, nanti Dishut yang menentukan,” ucap Didik.

Baca Juga:   Jabatan Kasi Datun Kejari Tanggamus Diserahterimakan

Masih kata Didik, setelah mendapat info penebangan pohon Cempaka di Blok 5, pihaknya langsung turun ke lokasi. Hasilnya, petugas mendapati 14 tunggul pohon Cempaka dengan diameter 30 cm.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan