Dugaan Keracunan Mie Ayam saat Pengajian Tunggu Hasil Lab.

  • Bagikan
Kasatreskrim Polres Mesuji AKP Denis Arya saat diwawancarai oleh wartawan beberapa waktu lalu. FOTO ARDIAN MUKTI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Aparat kepolisian dari Polres Mesuji masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Mesuji dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna mengungkap penyebab keracunan yang mengakibatkan puluhan warga Moro-Moro kawasan Register 45 dilarikan ke klinik kesehatan, di daerah setempat, Jumat (30/9).

“Saat ini kami masih menunggu hasil dari Dinkes dan BPOM guna mengetahui apa sebetulnya penyebab puluhan warga Moro Moro Register 45 mengalami keracunan usai mengkonsumsi mie ayam setelah mengikuti pengajian di salah satu rumah warga,” kata Kasatreskrim Polres Mesuji AKP Denis Arya saat dihubungi Radarlampung.co.id, Senin (2/9).

Menurut Denis, pihaknya belum bisa berspekulasi apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kasus ini. Pihaknya masih memastikan apakah ada zat kimia atau tidak dalam kandungan mie ayam itu.

Lebih lanjut dia menambahkan, hingga saat ini juga pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dari kasus keracunan tersebut, karena pihak kepolisian masih menunggu hasil dari BPOM. “Kita selidiki apakah ada kesengajaan atau tidak, atau karena si pemilik rumah kurang higienis dalam mengolah makanan tersebut. Kita masih menunggu, hasilnya nanti kita sampaikan,” jelas dia.

Ya, terdapat 32 warga yang mengalami keracunan tersebut, yakni 22 orang dewasa dan 10 anak-anak. Sebagian jamaah pengajian merasakan sakit perut, lemas disertai mual seusai menyantap hindangan berupa mie ayam pada acara pengajian tersebut. (muk/sur) 




  • Bagikan