Dugaan Korupsi Anggaran Pekon, Mantan Pj. Kapekon Masuk Sel Polres Tanggamus

  • Bagikan
Mantan Pj. Kapekon Terdana, Kecamatan Kotaagung dijebloskan ke sel Mapolres Tanggamus, Sabtu (12/6). Ia diduga terlibat tindak pidana korupsi anggaran dana desa tahun 2019. FOTO HUMAS POLRES TANGGAMUS

Dalam kasus tersebut, terus M. Yusuf, penyidik juga menyita barang bukti surat pernyataan MS selaku Pj. Kepala Pekon Terdana atas temuan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dan hingga batas waktu tertanggal 26 Februari 2021 (60 hari), sampai saat ini belum juga diselesaikan dengan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara senilai Rp.251.896.967 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau tidak sesuai dengan RAB, SPJ dan LPj.


Selain itu, laporan pertanggungjawaban Pekon Terdana berupa dokumen. “Terakhir uang tunai senilai Rp50 juta dalam pecahan Rp50 ribu sebanyak 1.000 lembar yang merupakan sebagian pengembalian atas hasil audit PKKN, oleh MS selaku Pj. Kapekon Terdana,” urainya.

Lebih jauh M. Yusuf mengatakan, berdasar pemeriksaan, MS mengaku penyimpangan tersebut untuk kepentingan pribadi selama ia menjabat Pj. Kapekon pada 2019.

Baca Juga:   Arinal Dijadwalkan Terima Penghargaan Lampung Juara Umum Nasional dari Kemendes PDTT

Ia sebenarnya sudah mendapat pembinaan dari Inspektorat Tanggamus dan diberikan waktu 60 hari terkait penyelamatan uang negara. Namun tidak diindahkan oleh MS.

“Menurut tersangka, uang tersebut untuk keperluan pribadi. Pengakuannya seorang diri. Namun kami terus melakukan penyelidikan. Apakah ada keterlibatan orang lain,” tegasnya.

Dalam kasus ini, MS dijerat pasal 2, pasal 3 dan pasal 4 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.




  • Bagikan