Dugaan Penggalangan Dana Tercium Sejak Tahun 2020

  • Bagikan
Tim gabungan Densus 88 Anti Teror menggeledah Yayasan Ishlahul Umat Lampung, Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu dan menyita sejumlah barang, Kamis (4/11). FOTO MULYONO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kabar penggalangan dana melalui kotak amal yang diduga dilakukan Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurahman Bin Auf (LAZ  BM ABA) sudah tercium sejak 2020 silam.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Densus 88 Anti Teror melakukan pendalaman hingga penangkapan terduga.


“LAZ BM ABA Lampung sudah banyak memiliki aset tanah dan kendaraan untuk operasional. Kami sudah mengamankan buktinya,” kata Zahwani Pandra, Kamis (4/11).

Sementara Kepala Pekon Klaten Ngadik mengatakan, Yayasan Ishlahul Umat Lampung sebelumnya bernama LAZ BM ABA Lampung. Perubahan nama tersebut terjadi tahun 2020 lalu.

“Karena LAZ BM ABA Lampung ada isu dugaan terlibat ke arah sana (terorisme, Red), tahun 2019 lalu sempat vakum. Saya undang, kumpulkan dan tanyakan langsung kegiatannya. Katanya nggak terlibat,” kata Ngadik.

Baca Juga:   Perkuat Komunikasi, Kapolres Kunjungi Kejari Pringsewu

Dilanjutkan, setelah berganti nama organisasi, ia ikut masuk sebagai dewan pengawas. Ngadik mengaku dirinya masuk ke organisasi tersebut untuk mengetahui apa saja kegiatan dan sumber dana.

“Jangan sampai saya kecolongan. Tidak tahu apa saja kegiatannya,” akunya.

Terkait Yayasan Ishlahul Umat Lampung, Ngadik menyatakan selama ini lebih banyak kegiatan positif seperti keagamaan dan bantuan sosial (bansos).

“Belum lama ini mengadakan kegiatan Isra Mi’raj dan santunan anak yatim-piatu yang dihadiri pak wakil bupati,” terangnya.

Selain itu, melakukan bhakti sosial seperti bedah rumah yang ada di Kecamatan Gadingrejo. (sag/mul/ais)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan