Dugaan Suap, Bawaslu Pesbar Panggil Caleg DPR RI

  • Bagikan
Bawaslu Pesisir Barat saat meminta klarifikasi KPU setempat terkait dugaan suap yang melibatkan PPK. FOTO DOKUMENTASI BAWASLU PESISIR BARAT
Bawaslu Pesisir Barat saat meminta klarifikasi KPU setempat terkait dugaan suap yang melibatkan PPK. FOTO DOKUMENTASI BAWASLU PESISIR BARAT

radarlampung.co.id – Bawaslu Pesisir Barat dua kali mengirimkan surat panggilan kepada calon anggota DPR RI Imer Darius dari Partai Demokrat yang diduga memberikan sejumlah uang kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) setempat.

Kordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Abdul Kodrat mengatakan, pemanggilan bertujuan meminta klarifikasi Imer Darius terhadap masalah tersebut. ”Kita sudah dua kali mengirimkan surat panggilan. Tujuannya meminta klarifikasi terhadap pertemuan tersebut,” kata  Kodrat, Kamis (10/1).

Dilanjutkan, pihaknya sudah meminta klarifikasi KPU Pesisir Barat. Hasilnya, Ketua Pesisir Barat Yurlisman mengaku ada pertemuan antara PPK dengan calon anggota DPRD Ri dari Partai Demokrat.

Terkait dugaan suap, KPU Pesisir Barat mendatangi sekretariat KPU Lampung, Kamis (10/1). Ketiga komisioner tersebut adalah Ketua KPU Pesbar Yurlisman, Komisioner Divisi Hukum Yulianto, serta Komisioner Divisi SDM dan Organisasi Marlini.

Baca Juga:   Wakabid PAN Lampung : Tidak Ada Seremoni Pelantikan Kepengurusan

Menurut Yurlisman, ada beberapa agenda yang akan disampaikan ke KPU Lampung pada kunjungannya ini.

“(Kedatangan) pertama melaporkan hasil berita acara terkait klarifikasi terhadap teman-teman PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) mengenai pertemuan dengan salah satu caleg. Tapi ada beberapa hal lain juga yang akan kami konsultasikan, di luar itu,” sebut Yurlisman.

Yurlisman juga menjelaskan ihwal pertemuan antara PPK-nya dengan calon anggota DPR RI Imer Darius yang terjadi di Tanggamus awal September lalu. Yurlisman menegaskan, apapun bentuknya, pertemuan itu tidak dibenarkan. Meskipun, pelaksanaannya sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).

Buntut dari pelanggaran itu, KPU Pesbar memberikan sanksi peringatan keras terhadap delapan orang, terdiri dari tujuh orang ketua PPK dari total 11 kecamatan dan satu orang anggota. Dua Ketua PPK diantaranya dijatuhi sanksi berupa pemberhentian dari jabatan ketua. (tri/ais)

Baca Juga:   Wakabid PAN Lampung : Tidak Ada Seremoni Pelantikan Kepengurusan

 

 




  • Bagikan