Dugaan Suap, Imer Penuhi Panggilan Bawaslu Pesisir Barat

  • Bagikan
Calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat Imer Darius didampingi kuasa hukumnya Edwin Hanibal memenuhi panggilan Bawaslu Pesisir Barat, Selasa (15/1). FOTO TRI SUTRINSO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat Imer Darius didampingi kuasa hukumnya Edwin Hanibal memenuhi panggilan Bawaslu Pesisir Barat, Selasa (15/1). FOTO TRI SUTRINSO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Calon anggota DPR RI Imer Darius dari Partai Demokrat yang diduga memberikan sejumlah uang kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) memenuhi panggilan Bawaslu Pesisir Barat, Selasa (15/1). Ia didampingi kuasa hukumnya Edwin Hanibal.

Anggota Bawaslu Pesisir Barat Bidang Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Abdul Kodrat mengatakan, Imer dimintai keterangan terkait dugaan pemberian uang tersebut. ”Ini terkait indikasi suap kepada anggota PPK Pesisir Barat dalam pertemuan awal eptember 2018 lalu,” kata Abdul Kodrat.

Sebelumnya, Bawaslu Pesisir Barat dua kali mengirimkan surat panggilan kepada Imer Darius. Tujuannya meminta klarifikasi terhadap dugaan suap.

Abdul Kodrat mengatakan, pihaknya sudah meminta klarifikasi KPU Pesisir Barat. Hasilnya, Ketua Pesisir Barat Yurlisman mengaku ada pertemuan antara PPK dengan calon anggota DPRD RI dari Partai Demokrat.

Buntut dari pelanggaran itu, KPU Pesbar memberikan sanksi peringatan keras terhadap delapan orang, terdiri dari tujuh orang ketua PPK dari total 11 kecamatan dan satu orang anggota. Dua Ketua PPK diantaranya dijatuhi sanksi berupa pemberhentian dari jabatan ketua. (tri/ais)

 

 




  • Bagikan