Duh, Begal Beraksi Lagi di Lamteng

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aksi begal di wilayah hukum Lampung Tengah semakin menggila. Kali ini menimpa Jauri (42), warga Dusun Tulungmelati, Kampung Kesumajaya, Kecamatan Bekri, Senin (2/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan laporannya ke Polsek Gunungsugih, peristiwa nahas ini menimpa Jauri di perkebunan tebu PTPN VII, Kampung Kesumajaya.
Ketika itu, Jauri yang berboncengan dengan istrinya Puji Astuti (40) hendak pulang ke rumah mengendarai motor Honda BeAT warna hitam BE 3572 IQ dicegat dua pelaku pembegalan. Kedua pelaku meminta Jauri berhenti. “Berhenti kamu!!!” tirunya.

Permintaan ini tak dihiraukan oleh Jauri. Jauri tetap memacu sepeda motor. Tak mau berhenti, pelaku mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

Baca Juga:   Bandel, Tempat Usaha Ini Disegel 7 Hari

“Terdengar suara ledakan senjata api dua kali. Saya pun dikejar kedua pelaku dengan motor jenis bebek. Pelaku meminta saya berhenti. Terdengar lagi suara ledakan senjata api dua kali,” ujarnya.

Jauri tetap memacu motornya dengan kencang. Tepat di tikungan jalan, Jauri terjatuh bersama istrinya.

“Di tikungan, saya terjatuh. Saya langsung berteriak maling, maling, tolong, rampok-rampok! Mendengar teriakan ini, kedua pelaku berbalik arah ke Kampung Wates. Kedua pelaku tak berani mendekat untuk mengambil motor,” ceritanya.

Mengalami luka di bibir bagian dalam, lecet di pergelangan tangan, dan luka lutut karena terjatuh dari motor, Jauri menuju kediaman mantri kesehatan di Dusun Wonorejo, Kampung Kesumajaya. Guna mendapatkan pertolongan medis, Jauri ke kediaman dr. Hendy di Kampung Wates, Kecamatan Bumiratunuban.

Baca Juga:   Ratusan Warga Geruduk Gerai Vaksinasi Pizza Hut

“Setelah mendapat pertolongan medis, kasus ini saya laporkan ke Polsek Gunungsugih agar ditindaklanjuti,” ungkapnya. (sya/gus)




  • Bagikan