Duh Bupati Lamteng Kecewa Berat, Ini Sebabnya

  • Bagikan
Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto berfoto bersama warga saat kunjungan ke kecamatan Seputihbanyak, Rabu (16/1)

radarlampung.co.id-Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto kecewa berat. Pemicu kekecewaan orang nomor satu di lingkup Pemkab Lamteng itu adalah fasilitas pasar Simpang Randu di kampung Setiabhakti Kecamatan Seputihbanyak yang dinilainya belum lengkap dan masih ada yang perlu diperbaiki.

Dirinya mengetahui kondisi pasar tersebut saat meresmikannya, rabu (16/1). Spontan Loekman menumpahkan kekecewaannya itu.

“Kalau tahu seperti ini kondisi pasarnya, saya nggak datang. Malu saya dengan pedagang kalau fasilitasnya masih kayak gini,” ucapnya dengan raut wajah kesal.

Bagaimana tidak, Loekman hanya melihat gedung ruko saja. “Saya lihat hanya gedung dan ruko. Banyak fasilitas yang perlu diperbaiki dan dilengkapi. Lihat saja areal pelataran masih tanah dan becek. Kalau tidak segera diperbaiki, pedagang juga enggan menempati,” ujarnya.

Karenanya Loekman meminta camat dan kepala kampung berkoordinasi mencari solusi. “Saya minta camat dan Kakamnya mencari solusi untuk memperbaiki. Saling berkoordinasi. Bisa lewat gotong-royong bersama pedagang. Ini supaya pedagang bisa menempatinya,” ungkapnya.

Pembangunan pasar kampung melalui dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Perdagangan 2018 ini, kata Loekman, memang hanya gedungnya. “Memang hanya gedungnya. Kekurangannya diserahkan kepada kepala kampung. Tidak mudah dapat bantuan pusat ini. Butuh perjuangan. Sasarannya meningkatkan perekonomian masyarakat kampung,” katanya.

Sekadar diketahui, ada empat pasar kampung yang dibangun dari anggaran DAK 2018 di Lamteng. Yakni Pasar Simpang Randu, Kampung Setiabhakti, Kecamatan Seputihbanyak; Pasar Kampung Srimulyo, Kecamatan Anakratu Aji; Pasar Kampung Bangunrejo, Kecamatan Bangunrejo; dan Pasar Tandus, Kecamatan Seputihmataram. (sya/wdi)




  • Bagikan