Duh, Jumlah Penutur Bahasa Lampung di Bandarlampung Mengkhawatirkan

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dalam penyusunan kamus bahasa Lampung yang baru saja di Launching Kantor Bahasa Provinsi Lampung belum lama, ternyata melibatkan berbagai pihak. Termasuk penutur Bahasa Lampung.

Sayangnya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Eva Krisna mengatakan jumlah penutur yang menurutnya sangat membantu dalam penyusunan kamus tersebut terhitung memprihatinkan. “Jadi dalam penyusunan kamus (bahasa Lampung) kami dibantu penutur, Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL), guru, pemuka adat. Karena tanpa ada responden tersebut, kita tidak mungkin (mengumpulkan bahasa Lampung), karena kita bukan penutur bahas Lampung,” jelas Eva.


Dirinya bahkan menyebut, bahkan penutur Bahasa Lampung di Lampung pun kini mengkhawatirkan. Terutama di wilayah perkotaan. “Saya berikan gambaran secara garis besar penutur Bahasa Lampung di daerah masih ada, tapi untuk di Bandarlampung menghawatirkan,” terangnya.

Baca Juga:   Buku 75 Tahun PGRI Mengabdi Negeri Dibedah

Hal ini dikarenakan, di Bandarlampung hanya sedikit penutur Bahasa Lampung. Hal ini jelas berbeda dibandingkan didaerah “Jadi penutur di Bandarlampung sangat mengkhawatirkan, dan kita tidak mendengarkan ada menggunakan bahasa Lampung. Mmenurut pemetaan teman-teman bahasa Lampung ada di kabupaten, dan banyak yang muda menggunakan bahasa indoensia karena kita heterogen jadi kecampur (bahasa),” tambahnya.

Namun, untuk pendekatan terus dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan bahas Lampung yaitu dilakukan dengan pendekatan sikap dimana membangun konstruksi sikap masyarakat agar tidak malu menggunakan bahasa Lampung dan jangan tertutup. (rma/wdi)




  • Bagikan