Duh, Kualitas Pembangunan Jalan di Kecamatan Ini Bikin DPRD Tanggamus Kecewa Berat

  • Bagikan
Komisi III DPRD Tanggamus saat melakukan sidak pembangunan jalan Hotmix ruas Pekon Gunungkasih Kecamatan Pugung. Komisi III menilai kualitas aspal buruk selain tipis juga mudah dicongkel. Foto dok Pendamping Komisi III

RADAR LAMPUNG.CO.ID–Komisi III DPRD Tanggamus mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan sejumlah infrastruktur di Kecamatan Pugung. Sebab kualitas pekerjaan dinilai buruk sehingga terkesan mengabaikan asas manfaat.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Tanggamus, Iskandar Juned, buruknya kualitas pekerjaan fisik di Kecamatan Pugung diketahui saat, Komisi III melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) pada Jumat siang (26/11). Dalam sidak tersebut, Iskandar didampingi Sekretaris Komisi III Hilman, anggota Komisi III Nuzul Irsan, Puji Heryanto dan anggota DPRD Tanggamus asal Dapil V, Mujibul Umam.



Adapun pekerjaan fisik infrastruktur di Kecamatan Pugung yang didatangi Komisi III yakni pembangunan jalan hotmix ruas Gunung Kasih-Cempaka, jalan hotmix Lingkar Babakan-Waymanak, jalan hotmix Rantau Tijang-Way Napal. Lalu jalan hotmix Banjar Agung-Kebumen, pembangunan jalan hotmix SMK Pugung, jalan hotmik Tanjung Kemala- Lian Baji , pembangunan jalan hotmix Tanjung Kemala-Way Ngison yang sedang dikerjakan serta pembangunan Rest Area Pugung yang tidak kunjung selesai.

Baca Juga:   MENUNGGU PERBAIKAN

“Saya sangat kurang puas dengan hasil pekerjaan pembangunan jalan tersebut, ada beberapa titik aspal yang sangat tidak berkualitas, aspal mudah dicongkel, jika begini maka masyarakatlah yang paling dirugikan,”ujar Iskandar, Minggu (28/11).

Dilanjutkan Iskandar dari semua proyek jalan yang menurutnya paling parah adalah pembangunan jalan hotmix ruas Gunung Kasih-Cempaka, sebab lapisan aspal mudah dicongkel.”Ruas jalan ini posisinya memang jauh dari pusat ibu kota Kecamatan Pugung, masyarakat juga mengeluhkan buruknya kualitas jalan dan mengadu kepada kami, terbukti kualitasnya memang buruk,”tegas legislator PDI Perjuangan itu.

Baca Juga:   MENUNGGU PERBAIKAN

Dilanjutkan Iskandar selain kualitas pekerjaan yang dinilainya buruk, mayoritas pekerjaan fisik tidak dilengkapi dengan papan informasi.”Hampir semua tidak ada papan informasi, padahal wajib bagi rekanan memasang plang informasi. Apalagi itu proyek APBD Tanggamus, masyatakat perlu tahu informasi dari pekerjaan fisik tersebut,”sebut dia.

Lalu, terkait dengan pembangunan rest area Pugung, Iskandar juga menyebut bahwa pembangunannya tidak jelas.”Pembangunan Rest Area Pugung itu tidak jelas apa yang dibangun, begitu-begitu saja, tidak kunjung finishing,”pungkas Iskandar.

Baca Juga:   MENUNGGU PERBAIKAN

Ditambahkan Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Tanggamus, Hilman, atas temuan tersebut, Komisi III DPRD Tanggamus mengimbau kepada rekanan serta dinas PUPR Tanggamus untuk lebih serius dalam mengerjakan serta mengawasi pekerjaan proyek yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Temuan ini akan kami bawa ke rapat Komisi III, nantinya akan dikeluarkan rekomendasi agar para kontraktor segera memperbaiki pekerjaan mereka sesuai dengan besteknya, apabila itu tidak diindahkan, kami akan kirim surat ke Dinas PUPR untuk menunda pembayaran proyek tersebut,”ujar Hilman.(ral/ehl/wdi)






  • Bagikan