Duh, Oknum Perwira Berpangkat AKBP Digrebek Warga

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Oknum perwira menengah berpangkat AKBP yang bertugas di lingkup Polda Lampung, berinisial R digerebek warga sekitar kediamannya. Itu setelah dirinya diduga berselingkuh dengan seorang wanita di kediamannya yang terletak di Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjungkarang Barat (TkB), Bandarlampung.

Salah satu sumber radarlampung.co.id, yang bertugas di Bidpropam Polda Lampung membenarkan terkait penggerebekan oknum perwira tersebut. “Sudah ditangani, saat ini telah sampai di bagian Pertanggungjawaban Profesi (Wabprof) Bidpropam Polda Lampung,” jelasnya.

Sumber menjelaskan, saat penangkapan oknum itu tidak sendiri. Melainkan dengan seorang wanita yang berusia sekitar 30 tahun. “Kalau dari penyelidikan, enggak cuma sekali ini saja dia melakukan perkara seperti ini, sudah berulang kali,” bebernya.

Baca Juga:   Majelis Hakim PN Tanjungkarang Tunda Sidan PK Alay, Ini Alasannya

Saat ditanya sanksi yang akan diterima oleh oknum perwira ini, sumber radarlampung.co.id ini menjelaskan akan dikenakan kode etik kepada perwira itu. “Karena sudah merusak citra Polri. Kalau pidana umum belum ada, karena sampai saat ini istri yang bersangkutan belum melaporkannya, karena masih di Jakarta,” terangnya

Saat dikonfirmasi, Ketua RT 05, LK 02, Kelurahan Kelapa Tiga Permai Erfendi Sasmita mengatakan, tidak mengetahui kabar ada pengerebekan terkait oknum perwira tersebut. “Ya, kalau lihat (secara langsung. Red) enggak. Kalau enggak salah kejadian itu Sabtu (29/12) lalu. Saya baru tahu keesokan harinya bahwa warga menggerebek seorang pria membawa wanita di rumahnya,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Selasa (8/1).

Baca Juga:   Fix, PPN Sewa Bangunan Ditanggung Pemerintah

Menurutnya, rumah yang digerebek oleh warganya tersebut merupakan indekost yang diketahui milik oknum perwira tersebut. “Kalau itu, memang punya dia. Kalau enggak salah sudah hampir lima tahun ini beroperasi,” terangnya.

Setelah viralnya aksi penggerebakan itu, beberapa hari kemudian atau tepatnya tiga harinya ada dua personel dari Polda Lampung yang menanyakan terkait kabar itu kepada dirinya. “Tiga hari itu ada polisi yang nemuin saya. Dan nanya terkait penggerebekan itu,” tuturnya.

Sampai berita ini diturunkan, oknum perwira berpangkat AKBP berinisial R itu tidak bisa dihubungi. Saat akan dihubungi nomornya selalu dialihkan. (ang/sur)




  • Bagikan