Duh, Tiga Napi Terlibat Kasus Narkoba

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Tiga warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kelas II A, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), terpaksa menerima sanksi karena kedapatan memiliki dan menyimpan alat hisap sabu (bong), serta sejumlah charger dan hanphone.

Sanksi terhadap Helmi, Toro dan Bagas, yang ketiganya napi kasus narkoba dari Metro itu, yakni ditempatkan di sel khsusus selama beberapa pekan.

Wahyu M Sholeh, selaku Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) kepada sejumlah wartawan membenarkan hal itu, Kamis (18/1).

Dia menjelaskan, penemuan barang itu terjadi pada Rabu (17/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu dirinya bersama beberapa petugas melakuan kontrol di lahan pertanian yang persis berada di belakang blok sel tahanan.

Baca Juga:   Cegah Covid-19, Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas I Bandarlampung Divaksin

Mereka menemukan bungkusan plastik hitam yang mencurigakan.”Setelah kami periksa, ternyata didalam plastik itu berisi kabel, charger hp, hp dan bong serta plastik klip bekas sabu,” katanya.

Lalu petugas mempertanyakan barang tersebut kepada Helmi yang berstatus Tamping (napi yang dipekerjakan, Red) di lahan pertanian Lapas.

Dari keterangan Helmi, jika kabel dan charger serta HP miliknya, sedangkan bong, plastik bekas sabu merupakan titipan Toro. “Lalu kami meminta keterangan Toro, dan dia mengaku jika bong itu milik bagas,” kata Wahyu.  (ozy/gus)




  • Bagikan