Ekonomi Lampung Tunjukkan Pertumbuhan Positif

  • Bagikan
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. shutterstock.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2021 tumbuh 5,03 persen dibandingkan dengan triwulan II-2020. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Faizal Anwar melalui Koordinator fungsi nerwilis Nurul Andriana saat rilis, Kamis (5/8).

Nurul menjelaskan, ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2021 tumbuh menguat 5,03 persen dibanding triwulan II-2020 (y-on-y). Pertumbuhan positif terjadi pada sebagian besar lapangan usaha. Di mana, pencapaian tertinggi dicapai oleh lapangan usaha perdagangan besar-eceran, dan reparasi mobil-sepeda motor sebesar 13,30 persen.


“Adanya peningkatan pembelian mobil, karena hadirnya stimulus PPnBM bagi mobil baru,” katanya.

Kemudian, jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang tumbuh sebesar 10,03 persen, diikuti transportasi dan pergudangan tumbuh 9,95 persen.

Baca Juga:   Aksi Korporasi Rights Issue BRI Untuk Hadirkan Ekosistem Ultra Mikro Terbesar di Indonesia

“Ada beberapa lapangan usaha yang mengalami kontraksi terutama pada kategori pengadaan listrik, dan gas serta pertambangan dan penggalian yang masing-masing berkontraksi sebesar 10,28 persen dan 4,56 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran pertumbuhan
tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 17,32 persen,” ungkapnya, Kamis (5/8).

Sementara, dibandingkan triwulan sebelumnya, Nurul menjelaskan, ekonomi Provinsi Lampung tumbuh sebesar 6,69 persen. Ia menuturkan, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 19,93 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi pada komponen pengeluaran konsumsi Pemerintah sebesar 31,61 persen.

Dikatakannya, kontributor terbesar PDRB dari sisi produksi yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 30,55 persen.

Baca Juga:   Transformasi Subholding Gas Siap Jalankan Tugas Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi Di Masa Transisi Energi

“Dan kontributor terbesar PDRB dari sisi pengeluaran, pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 60,72 persen,” imbuhnya.

Ia menambahkan, mobilitas masyarakat Lampung di tempat belanja dan obat-obatan seperti swalayan, warung, apotik, dan lainnya pada triwulan II-2021 meningkat dibanding triwulan I-2021. Begitu juga dengan pergerakan masyarakat di tempat transit, grafik menunjukkan adanya peningkatan. (rur/sur)




  • Bagikan