Empat Kabupaten Prioritas Awal Program Simnangkis Tekan Kemiskinan di Lampung

  • Bagikan
Kepala Bappeda Lampung Mulyadi Irsan. Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung menggelar kick off aplikasi Simnangkis (Sistem Managemen Data Kemiskinan). Turut hadir empat kabupaten yang menjadi prioritas awal program ini.

Kepala Bappeda Lampung, Mulyadi Irsan mengatakan dalam kick off ini, pihaknya terus berupaya maksimal dalam mengentaskan kemiskinan di Lampung. “Kami berdiskusi tentang pengentasan kemiskinan di provinsi Lampung, jadi kita berupaya semaksimal mungkin berdasarkan data dan fakta karena kemiskinan ini kan prioritas utama yang harus di entaskan,” beber Mulyadi, yang ditemui di kantornya Kamis (17/6).

Bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dan Pemda Kabupaten/Kota, Mulyadi berharap aplikasi ini diharapkan mampu membantu pengentasan kemiskinan. Sehingga mempercepat akselerasi program.

“Sehingga di Lampung kedepannya kemiskinan bisa lebih kecil, sehingga dapat mewujudkan Lampung berjaya. Dan kabupaten juga bergerak cepat jadi sinergi, kordinasi dan kolaborasi,” tambahnya.

Baca Juga:   Update Covid-19 : Lima Daerah di Lampung Ini Masuk Zona Merah

Dalam kesempatan itu, ada empat kabupaten yang hadir yaitu Pesawaran, Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Lampung Timur. Ke empatnya dipilih karena berdasarkan data BPS, data kemiskinan di empat kabupaten berada diatas rata-rata nilai kemiskinan di Lampung berdasarkan data BPS, senilai 12,76% (per September 2020).

“Kita dalam tim kecil dulu ada 4 kabupaten dulu dimana angka kemiskinan nya lebih mendominasi, sehingga nanti 11 daerah lainnya segera di lanjutkan juga karena data kemiskinan secara makro ada di BPS dan detail nya ada di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Ini fakta di lapangan bagaimana nanti di diagnosa dan tritmen nya dilapangan sehingga nanti setiap kegiatan lebih efektif,” tambahnya.

Baca Juga:   Penggunaan Kapal Isolasi Apung Tunggu Kemenhub

Sementara Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar mengatakan selama ini pendataan yang dilakukan BPS hanya data makro kemiskinan di Lampung. Namun, ketika ditanyakan siapa saja yang miskin tidak tahu karena hanya sampel.

“Maka pada forum ini ada sinergi antara BPS dengan pemerintah daerah dimana dengan aplikasi ini bisa di tunjukan rumah tangga mana yang memerlukan bantuan bukan hanya miskin saja. Jadi ini ada tretmen dari pemerintah daerah yang bisa di gambar oleh BPS, nanti di tretmen 4 daerah dulu yang dimana mereka relatif angka persentase lebih tinggi ini hanya tretmen saja dan tetap diberlakukan di semua kabupaten/kota,” jelas Faizal. (rma/wdi)




  • Bagikan