Empat Pelajar Asal Lampung Terpilih Ikut Parlemen Remaja DPR RI

  • Bagikan
Parlemen Remaja
Lulu Dinka Cahya Putri dan tiga rekannya saat mengunjungi DPRD Lampung. Sumber Foto: Lulu Dinka Cahya Putri

RADARLAMPUNG.CO.ID – Empat pelajar tingkat SMA di Lampung mendapat kesempatan ikut kegiatan Parlemen Remaja 2021 yang diselanggarakan Sekretaris Jenderal (SEKJEN) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Keempat pelajar itu terbagi ke dalam dua Dapil. Dapil I, Lulu Dinka Cahya Putri (17) asal SMA N 7 Bandarlampung dan Ayu Eka Putri (15) asal MAN 1 Bandarlampung. Lalu, Dapil II, Azzahra Bunga Cantika (16) asal SMA N 1 Tumijajar dan Novfitri Ratna Sari (16) asal SMA N 1 Bunga Mayang.


Lulu menggatakan, Parlemen Remaja merupakan salah satu event yang diadakan Sekjen DPR RI. Peserta yang ikut adalah pelajar tingkat SMA di seluruh Indonesia. Dengan total tahun ini ada 5.458 peserta se-Indonesia.

Parlemen Remaja ini bertujuan memberikan pendidikan politik untuk anak-anak tingkat SMA, untuk memahami pentingnya berpolitik dan demokrasi. “Lampung pun terpilih empat pelajar dari dua Dapil. Karena setiap Dapil diambil Dua, sesuai jumlah Dapil anggota DPR RI,” terangnya.

Baca Juga:   Ada Tiga Daerah di Lampung Terdeteksi Titik Panas

Untuk kegiatannya, Lulu menerangkan akan berlangsung selama lima hari: 13-17 September 2021. Nantinya, peserta Parlemen Remaja akan berperan sebagai anggota DPR. Seperti turut ikut dalam paripurna dan sidang lainnya.

“Jadi kita membahas sesuai tema yang sudah ditentukan. Untuk tahun ini kami membahas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran. Seharusnya kita ke Senayan. Tapi karena Covid-19 dan PPKM, jadi kami dari Lampung akan magang di DPRD Lampung selama lima hari, sesuai jadwal yang ditetapkan,” terangnya.

Lulu pun bercerita awal tahu adanya kegiatan Parlemen Remaja, di mana ada kakak kelasnya di sekolah yang merupakan alumni event tersebut. Ia lantas penasaran dan mencari tahu. Begitu juga dengan alasannya ikut, karena ingin menjadi orang yang tidak memvonis dunia politik buruk sebelum mengetahuinya.

Baca Juga:   Aziz Syamsudin Dijemput Penyidik, Ini Kata Ketua KPK

“Awalnya aku sempat bingung dengan isu-isu dunia politik. Yang buat aku tertarik ikut ini karena selama ini isu yang berkembabg terkait politik itu buruk. Pemberitaan kayak tentang korupsinya. Padahal ada event-event seperti Parlemen Remaja ini, jarang ada yang tahu. Makanya aku coba ini,” terangnya.

Pendaftaran kegiatan tersebut dimulai sejak Agustus lalu. Di mana pendaftaran dilakukan mulai dari seleksi CV, essay, dan membuat video kampanye. Seleksi berlangsung dari rumah saja. “Itu salah satu kesulitan saat membuat videl kampanye, karena kebanyak ide saya cenderung di luar,” ungkapnya.

“Alhamdulillah dari sekitar 300 pendaftar di Lampung, saya dan tiga kawan lainnya terpilih ikut Parlemen Remaja,” ucap pelajar Asal Bukit Kemiling Permai itu, sebari mangaku ingin menambah teman, relasi, wawasan, pengalaman, dan lainnya saat ikut Parlemen Remaja yang digelar se-Indonesia. (pip/sur)




  • Bagikan