Empat Pilar Ketahanan Pangan di Era Pandemi Covid-19

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ketahanan Pangan di Era Pandemi Covid-19, dipengaruhi 4 Pilar yakni  Produksi Pangan, Distribusi Pangan, Diversifikasi dan Konsumsi Pangan serta Keamanan Pangan.

Hal ini disampaikan oleh Dr.Irmayani Noer, SP.M.Si,Ketua Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan Politeknik Negeri Lampung (MTKP POLINELA), dalam Webinar Kemerdekaan Ketahanan Pangan dimasa Pandemi Covid-19, berlangsung melalui aplikasi zoom, Rabu (11/8).


Menurut Irma-sapaan akrab Irmayani Noer-, ada 4 Cara Bertindak untuk mencapai ketahanan pangan dimasa Pandemi Covid-19.

Pertama, peningkatan kapasitas produksi. Dimana, Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak pelaku pertanian melaksanakan percepatan tanam padi Musim Tanam II 2020 seluas 6,1 juta ha, pengembangan lahan rawa di Provinsi Kalimantan Tengah 164.598 ha, termasuk intensifikasi lahan rawa 85.456 ha dan ekstensifikasi lahan pertanian 79.142 ha.

Kedua, diversifikasi pangan lokal. Dimana Kementan akan mengembangkan diversifikasi pangan lokal berbasis kearifan lokal yang berfokus pada satu komoditas utama.

Baca Juga:   Selamat! IMPM Bandarlampung Raih Akreditasi B

Ketiga, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan dengan cara penguatan cadangan beras pemerintah provinsi (CBPP), kemudian penguatan cadangan beras pemerintah kabupaten/kota (CBPK).

Keempat, pengembangan pertanian modern. Hal ini penting untuk smart farming, pengembangan dan pemanfaatan screen house, untuk meningkatkan produksi komoditas hortikultura di luar musim tanam, pengembangan korporasi petani, dan  pengembangan food estate untuk peningkatan produksi pangan utama (beras/jagung) serta Urban Farming dan pertanian terintegrasi.

“Disinilah peran Lulusan MTKP Polinela akan berkontribusi dalam pengembangan ketahanan pangan di era Masa Pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara, Direktur Polinela, Dr.Sarono,M.Si mengapresiasi Webinar Kemerdekaan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19. Sebab, polinela sendiri baru dua tahun ini membuka Prodi MTKP Polinela.

Baca Juga:   Besok, Unila Mengukuhkan 15 Guru Besar

Sarono pun memaparkan bahwa, Dunia mengalami perubahan luar biasa yakni kearah teknologi ini sejalan dengan situasi pandemi covid-19 tak tahu sampai kapan selesainya. Sehingga perlu mengikuti management perubahan siap berani berubah contoh paling dekat yakni berubah bidang pendidikan.

“Mari kita ikuti management perubahan yakni Siap Berani Berubah. Saya harap Prodi MTKP Polinela bisa melakukan inovasi untuk perkembangan ketahanan pangan di Indonesia khususnya untuk Provinsi Lampung, “jelasnya sambil menyampaikan  sangat cocok mengambil tema Kemerdekaan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19.

Pembantu Direktur I bidang Akademik Polinela, Dwi Puji Hartono,M.Si menambahkan, Polinela saat ini telah berkerjasama dengan berbagai instansi yakni melakukan riset berkontribusi untuk pembangunan provinsi Lampung secara umumnya.

“Kedepan Prodi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Polinela juga akan melakukan hal yang sama,”ucapnya. (gie/yud)




  • Bagikan