Fakta Baru Terkait Napi yang Gantung Diri di Lapas

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kasus gantung diri yang dilakukan oleh Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Rajabasa, bernama Kristian Budiantoro (27) warga Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, ternyata ada fakta baru. Yakni napi tersebut memang dipisah lantaran sering berbuat onar.

Menurut Kepala Lapas (Kalapas) Rajabasa Sujonggo, napi atas nama Kristian yang terjerat kasus pencurian kekerasan (curas) hingga divonis 20 tahun tersebut sering berbuat onar terhadap para napi-napi lainnya. Maka dari itu pihaknya menempatkan dia sendiri di sebuah sel blok D1.

“Infonya dia (Kristian, Red) itu kerap berpindah-pindah sel, dikarenakan sering ribut sama penghuni napi lainnya. Makanya kami pindahkan sendirian,” ujarnya kepada radarlampung.co.id melalui sambungan telponnya, Jumat (4/5) siang.

Baca Juga:   Kabar Baik, Pemprov Lampung Realisasikan Dana Bagi Hasil dan Insentif Nakes

Mantan Kalapas Kerobokan Bali ini pun menambahkan, Kristian sudah tiga kali pindah tempat sel yaitu di Blok A, Blok B, dan Blok C.

“Rata-rata napi lain menolak satu sel dengannya,” ungkapnya. (rlo/ang)




  • Bagikan