Festival Sekala Bekhak Digelar Virtual, Ini Penjelasan Disporapar Lambar

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO WWW.BUSINESSLIVE.CO.ZA

RADARLAMPUNG.CO.ID–Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Barat akan menghelat Festival Sekala Bekhak (FSB). FSB dimulai pekan pertama bulan September dan puncak acara dijadwalkan pada akhir November nanti.

Pada FSB ke-7 ini, semua konten acara akan digelar secara sederhana melalui virtual. Para peserta mengirimkan karya dan akan diunggah pada kanal youtube @pariwisatalampungbarat.


Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporapar) Lambar Endang Guntoro, S.H., mengungkapkan, dari beberapa konten acara, seni budaya orkes gambus dan budaya nyambai akan ikut memeriahkan FSB tahun ini.

”Dua seni tradisi ini adalah yang paling ditunggu masyarakat, apalagi dimasa pandemi ini kedua kegiatan ini susah digelar, yang biasanya menjadi hiburan pada nayuh namun dua tahun terakhir dilarang untuk dihelat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Endang.

Baca Juga:   Paripurna Istimewa HUT Ke-30, Parosil Beber Prestasi Lambar

Dijelaskan, orkes gambus dan nyambai akan dimulai rangkaiannya, teknisnya peserta mengirim karya dan akan diunggah di youtube, sifatnya hanya pagelaran tanpa mengambil juara atau penampil terbaik. Jadi bentuknya pagelaran saja tanpa juara, peserta akan diberi biaya produksi karya, sesuai kemampuan panitia, dan untuk peserta dibatasi hanya 50 peserta saja.

”Untuk materi karya, yaitu masing-masing peserta akan diberikan waktu dua lagu diantaranya satu Lagu dengan irama Segata/Nyambai (atau bisa lagu ciptaan sendiri) namun dengan lirik lagu yang mengangkat Pitu Program dan tiga Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, kemudian lagu pilihan, yang ditetapkan oleh Panitia (ada 6 pilihan lagu),” kata dia.

Baca Juga:   Bahas Penanganan Konflik Gajah di Provinsi

Sehingga masing-masing peserta menampilkan dua karya lagu dan untuk satu sanggar/group hanya boleh mengirimkan satu group sebagai perwakilan, tidak boleh mengirimkan Group A, Group B dan seterusnya seperti yang tahun lalu.

”Peserta ditantang untuk berkreasi dengan membuat lirik lagu dengan mengambil tema Pitu Program dan 3 Komitmen, hal ini dalam rangka mensosialisasikan program dan komitmen bapak Bupati/Wabup Lampung Barat kepada masyarakat melalui seni budaya,” ujarnya. (nop/wdi)




  • Bagikan