Fix, Pemerintah Buka 105.777 Formasi CPNS untuk Pemprov dan Pemda

  • Bagikan
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo saat konferensi pers terkait CASN 2021. FOTO SS YOUTUBE KEMENTERIAN PAN-RB

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah akhirnya merilis jumlah formasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021. Hal ini diketahui dari konferensi pers Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) melalui kanal youtube, Jumat (9/4).

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menjelaskan, komposisi PNS/ASN di Indonesia saat ini berjumlah 4.168.118 orang. Dengan rincian ASN struktural sebanyak 456.372 atau 11 persen, teknis 257.800 dan kesehatan 329.138 atau 14 persen, guru 1.418.226 dan dosen 75.738 atau 36 persen, serta pelaksana (administrasi) 1.630.804 atau 39 persen.


Total kebutuhan ASN tahun 2021 ini sebanyak 1.275.384 formasi. Dengan rincian instansi pemerintah pusat 83.669, instansi pemerintah daerah 1.191.718 termasuk guru PPPK 1.002.616, PPPK non guru 70.008 dan CPNS 119.094.

Tjahjo menjelaskan, berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo, seleksi akan lebih banyak difokuskan untuk menerima pegawai yang dapat langsung terjun ke lapangan dan mengurangi penerimaan pegawai administrasi yang hanya duduk di belakang meja.

Baca Juga:   Ditetapkan Gubernur, Pemkab Tuba Segera Sosialisasikan UMK Rp2.443.960,30

Skala prioritas dan target Kementerian PANRB dalam rekrutmen CPNS tahun ini adalah untuk guru. Jika dalam pelaksanaan rekrutmen tidak mencapai target yakni 1 juta, maka akan dilakukan seleksi dengan jumlah seadanya. Kemudian sisanya akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2022.

“Kami akan menunggu sampai last minute usulan itu. Kami juga masih terus meminta (Pemerintah Daerah dan Kemendiknas). Artinya kebutuhan yang paling utama ini adalah guru,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang SDM Kementerian PANRB Teguh Widjinarko mengatakan, pendaftaran guru PPPK akan dimulai pada Mei-Juni. Seleksi tahap satu akan dimulai Agustus.

Untuk pengadaan CPNS dan PPPK non guru tahun 2021, pendaftaran akan dimulai pada Mei-Juni. Sementara, seleksi akan dilakukan pada Juli-Oktober. Seleksi akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Rencananya, Kementerian PANRB akan melakukan pengadaan CPNS dan PPPK non guru di 56 Kementerian/Lembaga dengan jumlah 61.129 formasi.

Baca Juga:   Bupati Winarti Serahkan Bantuan Korban Terdampak Bencana Angin Kencang

Kemudian, untuk 30 Pemerintah Provinsi dengan jumlah formasi 10.787 dan bagi 435 Pemerintah Daerah dengan jumlah 94.990 formasi. Artinya, dalam rekrutmen CPNS tahun ini pemerintah membuka sebanyak 105.777 formasi untuk Pemprov dan Pemda di seluruh Indonesia.

Pada bagian lain, Pemkab Tulangbawang sampai saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan seleksi CPNS dan jumlah formasi dari Pemerintah Pusat.

“Belum ada. Kami masih menunggu (formasi dan juknis),” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tulangbawang Karmini Utari melalui Kasubbid Formasi dan Pengadaan Pegawai Holdin Rifai.

Dalam rekrutmen CPNS tahun 2021, Pemkab Tulangbawang total mengusulkan 1375 formasi. Dari usulan tersebut, tenaga pendidik paling banyak diusulkan dengan 970 formasi. Sementara sisanya untuk tenaga teknis sebanyak 283 dan tenaga kesehatan 122 formasi. (nal/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan