FKIP dan Fisip Unila Segera Miliki Pasca Sarjana S3

  • Bagikan
Dekan Fisip Unila Dr. Syarief Makhya. Foto ist

radarlampung.co.id- Universitas Lampung (Unila) berencana akan membuka program pascasarjana S3 Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip).

Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Hasriadi Mat Akin menuturkan Unila akan membuka program pascasarjana S3 ilmu pendidikan. “FKIP akan membuka S3. Kemudian, dan Fisip juga masih proses,” kata Hasriadi.

Terpisah, Dekan Fisip Unila Dr Syarief Makhya membenarkan jika saat ini pihaknya tengah proses pengajuan untuk pembukaan Program S3 studi pembangunan. Dan sedang menunggu untuk proses presentasi di LLDikti di Palembang.

“Minggu yang lalu, proposal sudah dikirim ke LLdikti, dan sedang dievaluasi. Jika nanti sudah rampung, tahapan selanjutnya presentasi di LLDikti terkait kelayakannya. Nanti akan keluar rekomendasi yang dikirim ke Jakarta, baru nanti akan visitasi. Untuk persyaratan ausah memadai, baik kualifikasi dosen yang guru besar maupun publikasinjurnal internasional, “jelasnya, Jumat (1/11).

Baca Juga:   September, Penetapan Direktur Polinela

Kemudian, lanjutnya, terkait dengan pengajar, di Fisip sendiri sudah ada tiga guru besar, dan masih ada dua orang yang masih berproses untuk menjadi guru besar. Menurutnya, guru besar yang dimiliki Fisip saat ini cukup untuk memenuhi syarat dibukanya program S3.

“Kita memiliki tiga guru besar, itu lebih dari cukup, dan nantinya juga ada guru besar yang mengakar dan relevan dengan studi pembangunan. Juga dua orang sedang berproses menjadi guru besar Fisip,” tandasnya.

Ia menambahkan, pembukaan program pascasarjana S3 Fisip ditargetkan dalam waktu dekat, setelah semua tahapan dilalui. Sedangkan untuk kuota penerimaan pascasarjana S3, maksimal 10 orang, dan maksimal dua orang dari Unila.

Baca Juga:   Polda Lampung-UTI kembali adakan gerai Vaksin Presisi di UTI

“Dalam waktu dekat kita berharap sudah membuka program pascasarjana S3. Untuk kuota itu minimal 10 orang, maksimal dua orang dari Unila,”pungkasnya. (rur/wdi)




  • Bagikan