Forwakum: Jangan Tebang Pilih, Tindak Tegas Illegal Mining!

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Maraknya pengrusakan bukit di Lampung, termasuk di Bandarlampung yang dilakukan para sindikat penambangan tanpa izin (Illegal Mining, red), rupanya sudah menjadi hal biasa dan diduga dilindungi oleh para oknum dibelakangnya.

Untuk itu Ketua Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Lampung Aan Ansori, Minggu (4/4), meminta agar Polda Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung jangan tebang pilih dalam menindak pelaku illegal mining.


Menurutnya, Polda Lampung harus tegas dan tidak tebang pilih melakukan penegakan hukum. Begitu juga dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang sebelumnya berjanji akan menutup semua tambang bukit illegal.

“Dari hasil pantauan tim di lapangan, Polda Lampung hanya menutup tiga pengelola pengerusan bukit yaitu di Campang. Sementara tambang illegal yang lainnya tetap beroperasi seperti di Jl. Soekarno Hatta, Jl. Ir Sutami, dan Jl. Tirtayasa Campang,” ujar Aan Ansori.

Baca Juga:   Harga Pakan Melambung, Peternak Ayam Nglurug ke Pemprov Lampung

“Kok ada kesan tebang pilih dalam bertindak.  Ini kenapa dan ada apa,” sesal Ketua Forwakum Lampung ini.

Aan Ansori berharap penegak hukum segera menindak pelaku illegal mining ini sebelum terjadinya bencana alam hingga menimbulkan korban jiwa akibat pengrusakan lingkungan tersebut.

“Jika terjadi bencana alam akibat pengrusakan lingkungan hinga merenggut jiwa, siapa nanti yang disalahkan dan saling mencari kambing hitam. Padahal diduga illegal mining ini merupakan sindikat,” cetusnya. (rls/sur)




  • Bagikan