Gajah Berbalik Arah, Anggota Satgas TNBBS Patah Kaki

  • Bagikan
Salah seorang anggota Satgas Konflik Gajah TNBBS Resort Suoh  patah kaki setelah diserang oleh kawanan gajah yang panik. FOTO DOKUMEN TNBBS RESORT SUOH
Salah seorang anggota Satgas Konflik Gajah TNBBS Resort Suoh  patah kaki setelah diserang oleh kawanan gajah yang panik. FOTO DOKUMEN TNBBS RESORT SUOH

radarlampung.co.id – Konflik gajah dengan warga di Lampung Barat memakan korban. Eko Arifin, salah seorang  anggota satuan tugas (Satgas) konflik gajah dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBS) Wilayah II Liwa Resort Suoh terluka.

Kaki Eko patah setelah diserang gajah, saat proses penggiringan di Umbul Kuyung, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Tanggamus.

Awalnya, proses penggiringan gajah yang beberapa minggu terakhir meneror warga Pekon Bandingagung dan Roworejo, Kecamatan Suoh dilakukan masyarakat Talang Umbul Kuyung tanpa komando dari tim penggiringan gajah. Warga memblokade dengan berteriak dan menggunakan bunyi-bunyian berupa kentongan. Ini menyebabkan kawanan hewan berbelalai ini tersebut beralik arah dan menyerang satgas.

Baca Juga:   Polresta Pantau Ketersediaan Obat-obatan dan Multivitamin Penderita Covid-19

”Saat penggiringan, tim menghalau gajah mulai pukul 06.00 WIB, menghindari warga dua dusun agar tidak ramai. Alhamdulillah berhasil masuk TNBBS. Namun sekitar pukul 09.00 WIB, diluar dugaan, ternyata masyarakat sekitar membunyikan pentungan dan teriak sehingga gajah panik dan balik arah. Akibatnya salah satu dari kami cidera karena diserang satwa berbelalai tersebut,” kata Kepala TNBBS Resort Suoh Sulki.

Menurut dia, lokasi gajah berada Talang Umbul Pring, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka dengan koordinat 0428342 9409038 di sekitar Tanggamus Elektrik Power (TEP) atau di luar kawasan TNBBS dan berada di sekitar kawasan Hutan Lindung (HL) register 39 Kotaagung Utara.




  • Bagikan