Gandeng IPB, Pemkab Tanggamus Kembangkan Padi Organik

  • Bagikan
Petani saat mengaplikasikan pupuk cair organik di lahan percontohan BPP Talangpadang. Penanaman padi organik yang dikembangkan di lahan 1,8 hektare ini rencananya panen, Senin (8/11) dan akan dihadiri Bupati Tanggamus Dewi Handajani. FOTO DOKUMEN BPP TALANGPADANG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemkab Tanggamus melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) menggandeng Institut Pertanian Bogor untuk pengembangan padi organik.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Talangpadang Eriyanto M.Z. mengatakan, ada dua benih yang digunakan. Yaitu Sertani 14 yang ditemukan oleh Surono Danu dan Kabir 07.


“Dua benih itu berasal dari Sumatera. Untuk Sertani 14, penemunya bapak Surono Danu asal Lampung Tengah dan Kabir 07, produk dari Aceh,” kata Eriyanto mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanggamus Catur Agus Dewanto.

Padi organik tersebut ditanam di lahan percontohan milik BPP Kecamatan Talangpadang. Tepatnya di Pekon Kalibening dengan luas 1,8 hektare.

Baca Juga:   Jabatan Kasi Datun Kejari Tanggamus Diserahterimakan

“Dalam penanaman, kami gunakan banyak metode. Mulai dari jejer legowo 2:1, jejer legowo 4:1, jejer manten dan tegel (konvensional) 30 cm x 30 cm,” urainya.

Dalam proses penanaman, seluruhnya menggunakan bahan organik. “Pihak IPB mengirim dua orang, yaitu Dr. Ir. Ahyar Ismail, M.Agr dan Mulyadin. Keduanya bertugas memberikan pemahaman kepada petani untuk menggunakan pupuk organik dan pestisida nabati. Semua dibuat di BPP Talangpadang dan langsung diaplikasikan,” terangnya.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan