Gara-gara Facebook dan Pasar Malam, ABG di Pugung Dicabuli Tiga Pemuda  

  • Bagikan
Tiga tersangka kasus dugaan pencabulan yang diamankan anggota Polsek Pugung, Polres Tanggamus. FOTO DOKUMEN POLSEK PUGUNG

radarlampung.co.id – Anggota Polsek Pugung mengungkap kasus pencabulan dengan korban RN (17), warga kecamatan setempat. Ada tiga tersangka, IR (20), TL (21) dan AN (27), mereka warga Pekon Sumanda, Pugung.

Kapolsek Pugung Ipda Okta Devi mengatakan, pihaknya menerima laporan HS (35), paman RN. Ada dua laporan berbeda yang disampaikan.


Kasus pertama dengan tersangka IR dan TL. Keduanya mencabuli RN setelah berpura-pura mengantar pulang anak baru gede (ABG) itu, Rabu (27/11) malam.

”Jadi tersangka IR dan TL, melakukan persetubuhan dengan modus mengantarkan pulang selepas menonton pasar malam,” Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Selasa (3/12).

”Pencabulan tersebut terungkap setelah korban menceritakan kejadian itu kepada pamannya saat menjemput dari menonton pasar malam di lapangan Pekon Sumanda, Kecamatan Pugung,” kata Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Selasa (3/12).

Baca Juga:   Perkara Korupsi, Mantan Pejabat Kota Metro Dituntut Pidana 1,5 Tahun

Polisi bergerak. Kali pertama, IR dan TL ditangkap sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu (1/12). Hari yang sama, AN diamankan sekitar pukul 16.00 WIB.

Okta Devi menyebutkan, untuk AN, melakukan pencabulan sebanyak dua kali. Pemuda itu mengenal RN melalui media sosial Facebook tiga bulan lalu dan menjalin hubungan dekat.

”Pengakuan tersangka AN, dua kali melakukan pencabulan setelah berkenalan melalui Facebook dan berpacaran. Terakhir, mengiming-imingi memberikan buah mangga dan mencabuli korban dirumahnya pada 19 November lalu,” ujarnya.

Sementara IR mengaku, awalnya memang berniat mengantarkan RN pulang ke rumah. Namun dalam perjalanan, muncul niatnya untuk mencabuli remaja itu.       RN di bawa ke rumah di Pekon Sumanda dan diintimi. ”Awalnya saya terlebih dahulu (mencabuli). Setelah selesai, teman saya juga melakukan,” kata IR.

Baca Juga:   Berhembus Kabar Kepala Diskes Bandarlampung Dicopot

Sedang AN mengaku mengenal RN sejak tiga bulan silam melalui Facebook. Setelah bertemu, ABG itu dicabuli di dekat sekolah Pekon Sumanda sekitar awal November 2019.

”Kenalnya di Facebook, terus pacaran. Pertama, kami melakukan itu awal November 2019. Lalu yang kedua, pas pacar saya (RN, Red) minta mangga di rumah tanggal 19 November sore,” ujarnya. (ral/ehl/ais)




  • Bagikan