Gawat, Tugu Rato Nago Besanding Alami Keretakan

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Aktivitas proyek pembangunan rigid beton senilai Rp7,5 miliar di sekitar bundaran Tugu Rato Nago Besanding, Tulangbawang Barat (Tubaba) diduga menjadi penyebab retaknya sejumlah titik bangunan ikon kabupaten itu. Getaran alat berat waktu pemadatan jalan selama pengerjaan proyek ini diduga telah mengakibatkan pondasi bangunan bergerak, sehingga berimbas pada bagian bangunan lainnya.

Jika tidak cepat ditangani, hal ini dikhawatirkan dapat merusak bangunan utama tugu tersebut, yakni patung naga dan sepasang pengantin. ”Secepatnya harus dicari tahu penyebabnya dan segera mungkin ditangani.  Khawatirnya, bangunan utama juga ikut retak,” cetus warga sekitar tugu, Kamis (27/12).

Sementara itu, Wahyu Nyinang selaku PPTK kegiatan proyek rigid betton di sekitar Tugu Rato membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, dia membantah bangunan tersebut bergerak akibat aktivitas alat berat. “Kalau dilihat dari alur retak dan amblasnya sejumlah titik kolam yang mengelilingi tugu, memang sudah retak lama,” ujarnya diamini Iwan, rekan kerjanya.

Berdasarkan pantauan, retaknya bangunan tersebut berada di pondasi bagian belakang dan depan. Akibatnya sejumlah titik bangunan kolam terlihat amblas dan merenggang dari bangunan utama. Bahkan, lantai lingkaran di bagian belakang juga ikut amblas. (fei/sur)




  • Bagikan