Gedung Pemprov Lampung Diserbu Denjaka dan Marinir

  • Bagikan
Pasukan Denjaka dan LSL II aspek darat Brigade Infanteri 4 Marinir/BS saat melakukan operasi pembebasan sandera di kantor Pemprov Lampung, Rabu (15/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi latihan pembebasan sandera oleh negara Sonora. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 500 personel gabungan dari pasukan Denjaka dan LSL II Aspek Darat Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, melaksanakan operasi latihan pembebasan sandera oleh negara Sonora, di gedung Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Lampung, Rabu (15/9).

Koorsahli Dankormar Kolonel Marinir Eddy Setiawan mengatakan, ratusan personel TNI Angkatan Laut melaksanakan operasi latihan pembebasan sandera pejabat di gedung Pemprov Lampung.


“Dalam skenarionya, pasukan militer satu batalyon diperkuat satu seksi armed/l berhasil masuk dan melaksanakan invasi di daerah. Kemudian telah memperkuat perkubuan, juga rintangan untuk perlindungan,” katanya.

Pasukan Denjaka dan LSL II aspek darat Brigade Infanteri 4 Marinir/BS saat melakukan operasi pembebasan sandera di kantor Pemprov Lampung, Rabu (15/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi latihan pembebasan sandera oleh negara Sonora. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

 

Lanjut Koorsahli, pelaksanaan operasi dibantu oleh satuan manuver terbaik Korps Marinir Lampung dari Brigade Infanteri 4 Marinir/BS. Dengan diperkuat unsur-unsur kavaleri tim regu pandu tempur.

Baca Juga:   Temukan Titik Temu, Besok Pemkot Sampaikan Hasil Pertemuan dengan Bakso Son Haji Sony

“Dalam operasi diterjunkan kendaraan tempur tank PT 76, pesawat udara Cassa Umar 6205 dan helly bell TNI AL,” kata dia.

 

Tujuan dilaksanakannya operasi latihan kali ini adalah untuk memperkuat pasukan pendarat TNI AL. Kemudian latihan rutin yang dilaksanakan oleh prajurit sesuai dengan perintah satuan atas.

“Kami juga tadi menggunakan exfiltrasi tim bravo menggunakan teknik stabo melalui udara menggunakan helly bell TNI AL. Di mana, teknik ini digunakan pada saat pelaksanaan pengunduran yang sangat sulit dijangkau,” ujarnya.

Pasukan Denjaka dan LSL II aspek darat Brigade Infanteri 4 Marinir/BS saat melakukan operasi pembebasan sandera di kantor Pemprov Lampung, Rabu (15/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi latihan pembebasan sandera oleh negara Sonora. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

Sementara Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pasukan TNI Angkatan Laut.

“Kami kagum sekali dengan operasi pembebasan sandera yang dilaksanakan pasukan Denjaka dan Brigif 4 Mar/BS. Peralatan yang digunakan juga sangat lengkap. Mulai dari kendaraan rupanpur,” ujarnya.

Baca Juga:   Ayah Tipu Anak Tiri Rp1 M Berujung Penjara

Fahrizal mengatakan pemilihan lokasi di gedung Pemprov Lampung dianggap tepat. Sebab pusat perkantoran merupakan salah satu objek vital.

“Pemilihannya tepat. Karena di sini ada gedung DPRD, kantor gubernur dan merupakan objek vital di Provinsi Lampung,” ujarnya. (gar)




  • Bagikan