Gegara Pandemi, Target Pendapatan dan Belanja Daerah 2020 Tubaba Meleset

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) pada Tahun Anggaran 2020 tidak mencapai target. Pendapatan daerah terealisasi Rp865,45 miliar atau 98,32 persen, sedangkan belanja daerah mencapai Rp916,32 miliar atau 95,43% dari target yang ditetapkan.

Di satu sisi, Penerimaan Pembiayaan Daerah terealisasi sebesar Rp101,73 miliar atau sebesar 91,94%. Hal ini terungkap dalam Nota Pengantar LKPJ Bupati 2020 yang disampaikan Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, SE, MM, dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Aula Sidang Gedung DPRD setempat, Senin (19/4).

Fauzi Hasan mengatakan, pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi anggaran Kabupaten Tubaba sehingga mengalami pemotongan sebesar 15,41%.  Selain itu, alokasi belanja daerah diprioritaskan untuk penanganan pandemi Covid-19, yang terdiri dari penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi.

Baca Juga:   Pemkab Tubaba Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Meski begitu, Fauzi menyebutkan sejumlah capaian hasil pembangunan secara makro yang berhasil dicapai pada Tahun Anggaran 2020. Antara lain, Laju pertumbuhan Ekonomi Tubaba tahun 2016-2019 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 5,42 persen, namun pada tahun 2020 mencapai -1,32 persen. Laju pertumbuhan ini lebih baik jika dibandingkan dengan Laju Pertumbuhan Provinsi Lampung sebesar -1,67 persen.

Lalu, angka kemiskinan Kabupaten Tubaba menurun mencapai sebesar 7,39 persen. Penurunan angka tersebut menurutnya tidak terlepas dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 melalui Program Bantuan Langsung PKH dan Program Maju dan Sejahtera (Mantra). Kemudian, Indek Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat setiap tahunnya dan mencapai 65,97 persen pada tahun 2020.

Baca Juga:   Bikin Resah, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Penyetruman Ikan

Selanjutnya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat mencapai Rp39,95 juta per tahun, dan Nilai Rasio Gini (ketimpangan) menurun setiap tahunnya mencapai angka 0,27 persen pada tahun 2020. Atas pencapaian itu, Fauzi Hasan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan

“Kemajuan dan capaian pembangunan yang telah dicapai di berbagai bidang bukan semata kerja keras pemerintah daerah, namun merupakan kerja keras kita bersama. Untuk itu saya sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelaku pembangunan, mulai dari segenap pimpinan dan anggota DPRD Tubaba, jajaran pemerintahan, Forkopimda, para pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat serta seluruh komponen masyarakat,”ucap Fauzi.

Baca Juga:   Pemkab Tubaba Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Dalam rapat paripurna yang dihadiri 25 orang anggota DPRD, Sekdakab Novriwan Jaya, SP,  forkopimda, pimpinan OPD, dan para camat tersebut, wakil bupati juga mengharapkan DPRD dapat memberikan rekomendasi guna perbaikan dan peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun-tahun berikutnya. (fei/rnn/wdi)



  • Bagikan