Gelar Doa Kerukunan untuk Tetap Jaga Kerukunan Umat

  • Bagikan
Irjen pol Ike Edwin selaku tokoh adat, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, dan para tokoh agama saat doa bersama pada acara doa kebangsaan kerukunan umat beragama yang digelar di Lamban Kuning, Kerajaan Skala Brak Lampung, Minggu (13/10). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Doa Kebangsaan Kerukunan Umat Beragama sekaligus galang dana untuk kampung kreatif Selpi (seniman Lampung peduli) digelar di Lamban Kuning Kerajaan Skala Brak Lampung, Minggu (13/10).

Turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, Perdana Menteri Kerajaan Skala Brak Kepaksian Pernong Ike Edwin bersama Permaisuri, Kapolres Bandarlampung KombesPol Wirdo Nefisco, anggota DPR RI Mukhlis Basri, serta berbagai perwakilan berbagai tokoh agama di Provinsi Lampung.



Ketua Seniman Lampung Peduli Sesama Aldo Aprizo mengatakan, tujuan diadakannya doa kebangsaan ini untuk mewujudkan kepedulian menyatukan bangsa dimulai dari Lampung.

”Mudah-mudahan dengan doa bersama kondisi negara yang kita cinta ini mulai gejolak kerusuhan hingga bencana alam bisa reda. Lampung peduli mempunyai niat untuk kedepannya bersama diawali Lampung, mudah-mudahan Lampung menjadi contoh provinsi lainnya,” jelasnya.

Sementara Perdana Menteri Kerajaan Skala Brak Kepaksian Pernong Ike Edwin mengaku setuju dengan kegiatan ini. Dang Ike –sapaan akrab Ike Edwin- juga menghimbau masyarakat Lampung untuk tetap menjadi contoh teladan untuk provinsi lain. Bahwa Lampung merupakan provinsi yang aman, tertib dan terkendali, kondusif dan masyarakatnya sejahtera.

”Kita menerima perbedaan sebagai alat pemersatu. Maka saya menghimbau masyarakat Lampung untuk mempertahankan hal ini agar menjadi contoh provinsi lainnya,” tambah Dang Ike.

Sementara Wakil Gubernur Lampung Chusnunia yang hadir juga mengajak semua bersama-sama menyuarakan kerukunan umat untuk menjaga persatuan Indonesia.

“Bersyukur sekali hari ini bersama-sama menyuarakan doa antar umat agama untuk persatuan Indonesia, dari Lampung untuk Indonesia. Karena apapun yang terjadi bukan alasan kita tidak untuk bersatu artinya pilihan kita adalah bersatu untuk Indonesia kita cintai dan sayangi,” beber Nunik. (rma/sur) 






  • Bagikan